Aktivis demokrasi Hong Kong Joshua Wong mengatakan dirinya dan dua aktivis lainnya akan mengaku bersalah di sidang perdana keterlibatan mereka pada demonstrasi tahun lalu, Senin, 23 November 2020.
Aktivis demokrasi Hong Kong Joshua Wong mengatakan dirinya dan dua aktivis lainnya akan mengaku bersalah di sidang perdana keterlibatan mereka pada demonstrasi tahun lalu, Senin, 23 November 2020.
Dilansir AFP, Joshua Wong mengatakan dia memperkirakan dirinya akan dipenjara.
Dilansir AFP, Joshua Wong mengatakan dia memperkirakan dirinya akan dipenjara.
"Tidak mengherankan jika saya segera dikirim ke penahanan hari ini," katanya kepada wartawan di luar pengadilan menjelang sidang.
Kendati demikian, dia menegaskan bahwa dirinya akan terus berjuang untuk kebebasan.
Kendati demikian, dia menegaskan bahwa dirinya akan terus berjuang untuk kebebasan.
Sebelumnya, penangkapan pembangkang paling terkenal di kota itu adalah yang terbaru dari serangkaian penangkapan kritikus pemerintah. Penangkapan ini terjadi setelah China memberlakukan Undang-undang Keamanan Nasional baru di Hong Kong pada akhir Juni lalu.
Sebelumnya, penangkapan pembangkang paling terkenal di kota itu adalah yang terbaru dari serangkaian penangkapan kritikus pemerintah. Penangkapan ini terjadi setelah China memberlakukan Undang-undang Keamanan Nasional baru di Hong Kong pada akhir Juni lalu.
Wong diadili bersama dua aktivis lainnya, Ivan Lam dan Agnes Chow, terkait aksi demonstrasi yang digelar di luar markas besar polisi Hong Kong.
Wong diadili bersama dua aktivis lainnya, Ivan Lam dan Agnes Chow, terkait aksi demonstrasi yang digelar di luar markas besar polisi Hong Kong.

Aktivis Hong Kong Joshua Wong Akan Mengaku Bersalah di Pengadilan

Internasional aksi aktivis hong kong Protes Hong Kong Politik Hong Kong
23 November 2020 11:31
Hong Kong: Aktivis demokrasi Hong Kong Joshua Wong mengatakan dirinya dan dua aktivis lainnya akan mengaku bersalah di sidang perdana keterlibatan mereka pada demonstrasi tahun lalu, Senin, 23 November 2020.

Dilansir AFP, Joshua Wong mengatakan dia memperkirakan dirinya akan dipenjara.

"Tidak mengherankan jika saya segera dikirim ke penahanan hari ini," katanya kepada wartawan di luar pengadilan menjelang sidang.

Kendati demikian, dia menegaskan bahwa dirinya akan terus berjuang untuk kebebasan.

Sebelumnya, penangkapan pembangkang paling terkenal di kota itu adalah yang terbaru dari serangkaian penangkapan kritikus pemerintah. Penangkapan ini terjadi setelah China memberlakukan Undang-undang Keamanan Nasional baru di Hong Kong pada akhir Juni lalu.

Wong diadili bersama dua aktivis lainnya, Ivan Lam dan Agnes Chow, terkait aksi demonstrasi yang digelar di luar markas besar polisi Hong Kong.

Dia ditangkap karena "perkumpulan yang melanggar hukum" atas demonstrasi 2019 yang menentang larangan pemerintah atas masker yang diberlakukan sebelum pandemi virus Corona, kata pengacaranya.

Tokoh pro-demokrasi berusia 23 tahun itu mengatakan di Twitter bahwa dia juga ditahan karena melanggar "undang-undang anti-masker yang kejam", yang sejak itu dinyatakan tidak konstitusional.

Aksi demo hari itu terjadi setelah sebagian besar kota lumpuh dengan penangguhan kereta bawah tanah dan banyak toko serta mal tutup setelah malam kekerasan.

Saat itu, ratusan pengunjuk rasa, hampir semuanya bermasker, melakukan demonstrasi tanpa izin di distrik perbelanjaan populer Causeway Bay. Saat demo tersebut, Hong Kong telah dilanda empat bulan demonstrasi pro-demokrasi. AFP Photo/Peter Parks

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif