Bernie Madoff, dalang di balik penipuan keuangan terburuk dalam sejarah dunia, meninggal di penjara pada usia 82, Rabu, 14 April 2021 waktu setempat.
Bernie Madoff, dalang di balik penipuan keuangan terburuk dalam sejarah dunia, meninggal di penjara pada usia 82, Rabu, 14 April 2021 waktu setempat.

Madoff dijatuhi hukuman 150 tahun penjara pada 2009 karena menjalankan skema gaya piramida yang menipu puluhan ribu orang di seluruh dunia.  Skema tersebut diperkirakan bernilai sekitar USD63 miliar (sekitar Rp920 triliun).
Madoff dijatuhi hukuman 150 tahun penjara pada 2009 karena menjalankan skema gaya piramida yang menipu puluhan ribu orang di seluruh dunia. Skema tersebut diperkirakan bernilai sekitar USD63 miliar (sekitar Rp920 triliun).

Pada Februari 2020, pengacara mengatakan Madoff sakit parah dan ingin meninggalkan penjara agar bisa meninggal di rumah.

 Pengacara Brandon Sample mengatakan Madoff menderita penyakit ginjal kronis, dan beberapa penyakit kronis lainnya.
Pada Februari 2020, pengacara mengatakan Madoff sakit parah dan ingin meninggalkan penjara agar bisa meninggal di rumah. Pengacara Brandon Sample mengatakan Madoff menderita penyakit ginjal kronis, dan beberapa penyakit kronis lainnya.
The Washington Post kemudian melaporkan bahwa Madoff membutuhkan kursi roda dan perawatan 24 jam. Dia meminta pembebasan dengan belas kasih sehingga bisa memperbaiki hubungan dengan cucunya dan meninggal di rumah, tetapi permintaan itu ditolak oleh biro penjara.
The Washington Post kemudian melaporkan bahwa Madoff membutuhkan kursi roda dan perawatan 24 jam. Dia meminta pembebasan dengan belas kasih sehingga bisa memperbaiki hubungan dengan cucunya dan meninggal di rumah, tetapi permintaan itu ditolak oleh biro penjara.
"Saya sudah melayani 11 tahun, dan sejujurnya saya telah menderita melaluinya," kata Madoff. "Anda tahu, tidak ada satu hari pun di penjara yang saya tidak merasa bersalah atas rasa sakit yang saya timbulkan pada para korban dan keluarga saya."

Sang Penipu Ponzi Bernie Madoff Meninggal di Penjara

15 April 2021 08:57
Jakarta: Bernie Madoff, dalang di balik penipuan keuangan terburuk dalam sejarah dunia, meninggal di penjara pada usia 82, Rabu, 14 April 2021 waktu setempat.

Madoff dijatuhi hukuman 150 tahun penjara pada 2009 karena menjalankan skema gaya piramida yang menipu puluhan ribu orang di seluruh dunia. Skema tersebut diperkirakan bernilai sekitar USD63 miliar (sekitar Rp920 triliun).

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa Bernard Madoff meninggal dunia pada 14 April 2021, di Federal Medical Center (FMC) Butner, North Carolina," kata seorang pejabat Biro Penjara federal kepada AFP melalui email.

Pernyataan itu mengatakan penyebab kematian perlu ditentukan oleh pemeriksa medis.

Pada Februari 2020, pengacara mengatakan Madoff sakit parah dan ingin meninggalkan penjara agar bisa meninggal di rumah.

 Pengacara Brandon Sample mengatakan Madoff menderita penyakit ginjal kronis, dan beberapa penyakit kronis lainnya.

"Biro Penjara menyimpulkan pada September 2019 bahwa Madoff memiliki waktu kurang dari 18 bulan untuk hidup karena penyakit ginjalnya yang parah," tulis Sample.

The Washington Post kemudian melaporkan bahwa Madoff membutuhkan kursi roda dan perawatan 24 jam. Dia meminta pembebasan dengan belas kasih sehingga bisa memperbaiki hubungan dengan cucunya dan meninggal di rumah, tetapi permintaan itu ditolak oleh biro penjara.

"Saya sudah melayani 11 tahun, dan sejujurnya saya telah menderita melaluinya," kata Madoff kepada surat kabar itu dalam sebuah wawancara.

"Anda tahu, tidak ada satu hari pun di penjara yang saya tidak merasa bersalah atas rasa sakit yang saya timbulkan pada para korban dan keluarga saya," katanya.

Skema piramida atau Ponzi, adalah bentuk penipuan di mana pengembalian investasi dihasilkan hanya dengan mendatangkan investasi segar dari korban baru. Uang tunai dari klien baru digunakan untuk membayar klien yang ada sampai skema tersebut akhirnya runtuh.

Penipuan Madoff terungkap selama krisis keuangan pada 2008 ketika ia tidak dapat memenuhi permintaan klien yang terus meningkat untuk menarik investasi mereka, dan banyak yang kehilangan tabungan atau tidak dapat pensiun.

Pihak berwenang AS telah menyita sekitar USD4 miliar terkait dengan Madoff dan bertujuan untuk mengembalikannya kepada puluhan ribu korbannya di seluruh dunia. AFP PHOTO/Stan Honda/Don Emmert/Timothy A. Clary

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Internasional Amerika Serikat penipuan Bernie Madoff