meninggal karena virus korona (covid-19) pada Kamis, 2 April 2020. Meninggalnya Catalla merupakan satu dari hanya 16 kematian yang tercatat di Libanon sejak dimulainya pandemi. AFP/Anthony Wallace
meninggal karena virus korona (covid-19) pada Kamis, 2 April 2020. Meninggalnya Catalla merupakan satu dari hanya 16 kematian yang tercatat di Libanon sejak dimulainya pandemi. AFP/Anthony Wallace
Departemen Luar Negeri Filipina menyatakan kesedihan mendalam atas meninggalnya Bernardita Catalla, yang katanya adalah akibat komplikasi yang disebabkan covid-19. MI/Ramdani
Departemen Luar Negeri Filipina menyatakan kesedihan mendalam atas meninggalnya Bernardita Catalla, yang katanya adalah akibat komplikasi yang disebabkan covid-19. MI/Ramdani
Meninggalnya Catalla dan tiga kematian lainnya yang dilaporkan oleh otoritas kesehatan pada Kamis membawa ke 16 jumlah orang yang dipastikan meninggal karena virus tersebut di Lebanon. Sementara jumlah kasus resmi mencapai 494. MI/Ramdani
Meninggalnya Catalla dan tiga kematian lainnya yang dilaporkan oleh otoritas kesehatan pada Kamis membawa ke 16 jumlah orang yang dipastikan meninggal karena virus tersebut di Lebanon. Sementara jumlah kasus resmi mencapai 494. MI/Ramdani

Dubes Filipina untuk Lebanon Meninggal karena Covid-19

Internasional Virus Korona
03 April 2020 10:35
Manila: Duta Besar Filipina untuk Libanon, Bernardita Catalla, meninggal karena virus korona (covid-19) pada Kamis, 2 April 2020. Meninggalnya Catalla merupakan satu dari hanya 16 kematian yang tercatat di Libanon sejak dimulainya pandemi.

Departemen Luar Negeri Filipina menyatakan kesedihan mendalam atas meninggalnya Bernardita Catalla, yang katanya adalah akibat komplikasi yang disebabkan covid-19.

Catalla telah sangat aktif dalam beberapa bulan terakhir mengorganisir pemulangan beberapa dari puluhan ribu pekerja rumah tangga Filipina yang berharap untuk meninggalkan negara itu.

Meninggalnya Catalla dan tiga kematian lainnya yang dilaporkan oleh otoritas kesehatan pada Kamis membawa ke 16 jumlah orang yang dipastikan meninggal karena virus tersebut di Lebanon. Sementara jumlah kasus resmi mencapai 494.

Pedoman pengurungan ketat telah dikeluarkan oleh pemerintah Libanon, termasuk jam 19.00 sampai 05:00 yang diikuti dengan ketelitian yang bervariasi tergantung pada kota dan lingkungan. MI/Ramdani/AFP/Anthony Wallace
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif