Seorang pria dipindahkan ke tandu saat tiba dengan ambulans di rumah sakit sipil di Ahmedabad pada 26 Juli 2022, setelah menderita masalah kesehatan karena mengonsumsi minuman keras oplosan.
Seorang pria dipindahkan ke tandu saat tiba dengan ambulans di rumah sakit sipil di Ahmedabad pada 26 Juli 2022, setelah menderita masalah kesehatan karena mengonsumsi minuman keras oplosan.
Sedikitnya 42 orang meninggal dan hampir 100 lainnya dirawat di rumah sakit di India barat setelah meminum miras oplosan. Pihak berwenang telah memerintahkan tindakan keras terhadap para penyelundup.
Sedikitnya 42 orang meninggal dan hampir 100 lainnya dirawat di rumah sakit di India barat setelah meminum miras oplosan. Pihak berwenang telah memerintahkan tindakan keras terhadap para penyelundup.
Lusinan orang jatuh sakit awal pekan ini setelah minum metanol - bentuk alkohol beracun yang kadang-kadang digunakan sebagai antibeku - yang dijual di beberapa desa di seluruh negara bagian Gujarat.
Lusinan orang jatuh sakit awal pekan ini setelah minum metanol - bentuk alkohol beracun yang kadang-kadang digunakan sebagai antibeku - yang dijual di beberapa desa di seluruh negara bagian Gujarat.
Pejabat senior polisi Ashok Yadav mengatakan kepada AFP bahwa 31 orang telah meninggal sejak itu di distrik Botad.
Pejabat senior polisi Ashok Yadav mengatakan kepada AFP bahwa 31 orang telah meninggal sejak itu di distrik Botad. "11 orang lainnya tewas di dekat distrik Ahmedabad," kata V Chandrasekar, pejabat senior polisi lainnya kepada AFP.
Gujarat, negara bagian asal Perdana Menteri Narendra Modi, adalah salah satu dari beberapa negara bagian di India di mana konsumsi dan penjualan minuman keras adalah ilegal.
Gujarat, negara bagian asal Perdana Menteri Narendra Modi, adalah salah satu dari beberapa negara bagian di India di mana konsumsi dan penjualan minuman keras adalah ilegal. "Pihak berwenang telah menindak toko-toko minuman keras ilegal di seluruh Gujarat dan menangkap beberapa orang," kata kepala polisi negara bagian Ashish Bhatia.

Tragis! 42 Warga India Meninggal usai Tenggak Miras Oplosan

28 Juli 2022 16:08
Jakarta: Sedikitnya 42 orang meninggal dan hampir 100 lainnya dirawat di rumah sakit di India barat setelah meminum miras oplosan. Pihak berwenang telah memerintahkan tindakan keras terhadap para penyelundup.

Lusinan orang jatuh sakit awal pekan ini setelah minum metanol - bentuk alkohol beracun yang kadang-kadang digunakan sebagai antibeku - yang dijual di beberapa desa di seluruh negara bagian Gujarat.

Pejabat senior polisi Ashok Yadav mengatakan kepada AFP bahwa 31 orang telah meninggal sejak itu di distrik Botad. "11 orang lainnya tewas di dekat distrik Ahmedabad," kata V Chandrasekar, pejabat senior polisi lainnya kepada AFP.

"Penyelidikan telah mengungkapkan bahwa para korban telah mengkonsumsi metanol kelas industri yang menyebabkan kematian," kata Menteri Dalam Negeri Harsh Sanghavi dalam sebuah pernyataan.

Sanghavi mengatakan bahwa 97 orang telah dirawat di rumah sakit untuk perawatan, dua di antaranya dalam kondisi kritis.

Gujarat, negara bagian asal Perdana Menteri Narendra Modi, adalah salah satu dari beberapa negara bagian di India di mana konsumsi dan penjualan minuman keras adalah ilegal.

"Pihak berwenang telah menindak toko-toko minuman keras ilegal di seluruh Gujarat dan menangkap beberapa orang," kata kepala polisi negara bagian Ashish Bhatia, Rabu. AFP PHOTO/Sam Panthaky

(WWD)

Internasional miras Miras Beracun India

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif