Teheran: Sedikitnya 40 orang mengalami luka-luka setelah gempa bermagnitudo 5,6 melanda Kota Sisakht, Distrik Kohgilouyeh, Provinsi Boyerahmad, Iran barat pada Rabu 17 Februari 2021 malam waktu setempat.
Kantor berita ISNA melaporkan, gempa yang terjadi pada pukul 22.05 waktu setempat tersebut menyebabkan banyak kerusakan bangunan, gedung, serta jalanan di kota tersebut dan memutus jaringan listrik serta saluran air.
Pusat gempa terjadi di kedalaman 10 km, berada di titik koordinat 30,890 lintang selatan dan 51,566 bujur timur.
Menurut survei pendahuluan, 78 desa mengalami kerusakan serius dengan beberapa rumah hancur total.
Kekuatan gempa itu cukup besar sehingga sebagian besar penduduk menghabiskan malam di tempat terbuka karena takut akan terjadinya gempa susulan.
Iran berada di atas batas beberapa lempeng tektonik utama dan sering mengalami aktivitas seismik.
Pada Juni 2020, gempa di dekat Gunung Damavand, puncak tertinggi Iran, menewaskan satu orang dan melukai lebih dari 20 orang.
Gempa paling mematikan di Iran adalah gempa berkekuatan 7,4 skala Richter pada 1990 di bagian utara negara itu yang menewaskan 40 ribu orang, melukai 300 ribu orang, dan menyebabkan setengah juta orang kehilangan tempat tinggal. AFP PHOTO/Irib News Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News