Tepi Barat: Gereja di Betlehem, situs yang dihormati sebagai tempat kelahiran Yesus ditutup untuk sementara waktu. Penutupan dilakukan setelah ditemukan kasus pertama suspect virus korona di wilayah tersebut.
Kementerian Kesehatan Palestina menyerukan agar gereja-gereja lokal, masjid-masjid, dan lembaga-lembaga lain ditutup setelah sejumlah kasus yang diduga terjadi di sebuah hotel di kota Betlehem, di Tepi Barat yang diduduki Israel.
Gereja Kelahiran Yesus tetap buka Kamis, 5 Maret 2020 pagi, tetapi kemungkinan akan ditutup sehari kemudian. "Kami menghormati keputusan pihak berwenang karena keselamatan adalah yang utama," kata pejabat gereja itu tanpa menyebut nama. "Jika tidak hari ini maka (penutupan) akan besok."
Kementerian Kesehatan Palestina sebelumnya mengumumkan bahwa sejumlah kasus yang dicurigai telah terdeteksi di sebuah hotel di daerah Betlehem, yang pertama di wilayah Palestina.
Kepala direktorat kesehatan setempat, Imad Shahadeh, mengatakan kepada AFP bahwa sekelompok wisatawan Yunani telah mengunjungi hotel pada akhir Februari, dua diantaranya kemudian diketahui positif virus korona. AFP PHOTO/Musa Al Shaer/Ahmad Gharabli Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News