Ledakan Covid-19 yang melanda India membuat dinas pemakaman dan krematorium atau tempat pembakaran jenazah di negara itu kewalahan.
Ledakan Covid-19 yang melanda India membuat dinas pemakaman dan krematorium atau tempat pembakaran jenazah di negara itu kewalahan.
Di ibukota New Delhi, nyaris tak tersisa lahan pemakaman untuk memakamkan para korban tewas Covid-19.
Di ibukota New Delhi, nyaris tak tersisa lahan pemakaman untuk memakamkan para korban tewas Covid-19.
Di sejumlah kota di India yang terkena hantaman tsunami Covid-19 paling parah, kobaran api di krematorium nyaris tak pernah padam.
Di sejumlah kota di India yang terkena hantaman tsunami Covid-19 paling parah, kobaran api di krematorium nyaris tak pernah padam.

Ledakan Covid-19 di India, Krematorium Kewalahan dan Lahan Pemakaman Nyaris Penuh

26 April 2021 22:31
New Delhi: Ledakan Covid-19 yang melanda India membuat dinas pemakaman dan krematorium atau tempat pembakaran jenazah di negara itu kewalahan.

Di ibukota New Delhi, nyaris tak tersisa lahan pemakaman untuk memakamkan para korban tewas Covid-19.

Di sejumlah kota di India yang terkena hantaman tsunami Covid-19 paling parah, kobaran api di krematorium nyaris tak pernah padam.

Di pusat kota Bhopal, sejumlah krematorium menambah kapasitas dari belasan menjadi lebih dari 50 tempat tempat pembakaran. Meski begitu, tetap terjadi antrian kremasi selama berjam-jam.

Banyaknya jenazah yang datang untuk dikremasi memaksa pihak krematorium melewatkan upacara individu dan ritual lengkap yang dipercaya umat Hindu berguna untuk melepaskan jiwa dari siklus kelahiran kembali.

Pada Sabtu, 24 April 2021, India mencatat sebanyak 349.691 kasus penularan yang terkonfirmasi.

Jumlah ini membuat total kasus India menjadi lebih dari 16,9 juta kasus dan menempatkan India menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbanyak kedua setelah Amerika Serikat (AS).

Kementerian Kesehatan India melaporkan adanya 2.767 kematian dalam 24 jam terakhir, hingga membuat angka kematian total akibat Covid-19 di India menjadi 192.311 jiwa.  

Jumlah ini pun diklaim para ahli bukan jumlah sebenarnya, lantaran kasus suspek tidak termasuk, dan bisa jadi jumlahnya malah jauh lebih besar. AFP Photo/Jewel Samad

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KHL)

Internasional India Virus Korona virus corona covid-19