Mobil dan rumah terendam banjir dari Sungai Maitai yang meluap di Nelson tengah, Pulau Selatan, Selandia Baru, Kamis, 18 Agustus 2022.
Mobil dan rumah terendam banjir dari Sungai Maitai yang meluap di Nelson tengah, Pulau Selatan, Selandia Baru, Kamis, 18 Agustus 2022.
Ratusan keluarga di Pulau Selatan Selandia Baru terpaksa meninggalkan rumah mereka pada Kamis, 18 Agustus 2022, setelah banjir menyebabkan keadaan darurat diumumkan di tiga wilayah.
Ratusan keluarga di Pulau Selatan Selandia Baru terpaksa meninggalkan rumah mereka pada Kamis, 18 Agustus 2022, setelah banjir menyebabkan keadaan darurat diumumkan di tiga wilayah.
Keadaan darurat diumumkan Rabu di Buller, di pantai barat, dan Nelson - di mana 233 warga telah dievakuasi setelah satu bulan hujan turun hanya dalam 15 jam.
Keadaan darurat diumumkan Rabu di Buller, di pantai barat, dan Nelson - di mana 233 warga telah dievakuasi setelah satu bulan hujan turun hanya dalam 15 jam.
Banjir itu mengubah sungai utama Nelson, Maitai, menjadi aliran deras -- membanjiri rumah-rumah, membuka pipa-pipa dan membuat jalan-jalan tergenang air setinggi lutut.
Banjir itu mengubah sungai utama Nelson, Maitai, menjadi aliran deras -- membanjiri rumah-rumah, membuka pipa-pipa dan membuat jalan-jalan tergenang air setinggi lutut.

Banjir Bandang Landa Selandia Baru, Ratusan Orang Dievakuasi

18 Agustus 2022 10:32
Jakarta: Ratusan keluarga di Pulau Selatan Selandia Baru terpaksa meninggalkan rumah mereka pada Kamis, 18 Agustus 2022, setelah banjir menyebabkan keadaan darurat diumumkan di tiga wilayah.

Badai tropis telah menumpahkan lebih dari 30 sentimeter (11 inci) hujan di beberapa bagian Pulau Selatan, menyebabkan sungai meluap. Cuaca ekstrem juga membuat pohon-pohon tumbang sehingga menghalangi jalan-jalan utama.

Keadaan darurat diumumkan Rabu di Buller, di pantai barat, dan Nelson - di mana 233 warga telah dievakuasi setelah satu bulan hujan turun hanya dalam 15 jam.

Banjir itu mengubah sungai utama Nelson, Maitai, menjadi aliran deras -- membanjiri rumah-rumah, membuka pipa-pipa dan membuat jalan-jalan tergenang air setinggi lutut.

Walikota Rachel Reese menggambarkan banjir bandang sebagai peristiwa satu dalam 100 tahun ketika tim pencarian dan penyelamatan, ditambah personel militer, membantu orang-orang di jalan-jalan yang terendam.

Dia memperingatkan penduduk setempat untuk memperlakukan semua air sebagai tercemar, karena beberapa saluran pembuangan telah rusak.

Warga Nelson Sam Lagrutta mengatakan situasinya menakutkan setelah polisi memberinya waktu hanya lima menit untuk meninggalkan rumahnya.

"Saya benar-benar hanya mengambil tas jinjing dan mengisinya dengan paspor, dompet, dan apa pun yang penting yang bisa saya temukan," katanya kepada New Zealand Herald.

Lebih lanjut 160 rumah tangga di sepanjang pantai barat Pulau Selatan juga diminta untukĀ  AFP PHOTO/Andrew APP/Sara Hollyman

(WWD)

Internasional selandia baru banjir bandang Bencana Banjir banjir

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif