Mantan Perdana Menteri Malaysia yang juga pendiri Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu/PPBM), Mahathir Mohamad, membentuk partai baru yang belum diberi nama. Pengumuman pembentukan partai baru tersebut disampaikan dalam acara jumpa pers di Kuala Lumpur, Jumat, 7 Agustus 2020.
Mantan Perdana Menteri Malaysia yang juga pendiri Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu/PPBM), Mahathir Mohamad, membentuk partai baru yang belum diberi nama. Pengumuman pembentukan partai baru tersebut disampaikan dalam acara jumpa pers di Kuala Lumpur, Jumat, 7 Agustus 2020.
"Kami sadar Malaysia sudah ada banyak partai politik, terutama di kalangan orang Melayu. Bukanlah niat kami untuk menambah jumlah yang sudah ada. Tetapi kami menghadapi masalah luar biasa," katanya.
Mahathir menyatakan, partai politik yang ia dirikan dulu, PBBM, dengan tujuan menjatuhkan pemerintahan kleptokrasi Najib Razak telah dibajak oleh presiden Bersatu.
Mahathir menyatakan, partai politik yang ia dirikan dulu, PBBM, dengan tujuan menjatuhkan pemerintahan kleptokrasi Najib Razak telah dibajak oleh presiden Bersatu.
"Sekarang perjuangan partai yang dibajak sudah dialihkan dari menentang dan menghapuskan pemerintahan kleptokrasi ke kerja sama dan menghidupkan kembali pemerintahan kleptokrasi," katanya.

Mahathir Mohamad Dirikan Partai Baru

Internasional politik malaysia
07 Agustus 2020 18:25
Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia yang juga pendiri Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu/PPBM), Mahathir Mohamad, membentuk partai baru yang belum diberi nama. Pengumuman pembentukan partai baru tersebut disampaikan dalam acara jumpa pers di Kuala Lumpur, Jumat, 7 Agustus 2020.

Saat jumpa pers, ia didampingi mantan Sekjen Bersatu, Marzuki Yahya, dan putranya, Mukhriz bin Tun Dr. Mahathir, yang menjadi Menteri Besar Negara Bagian Kedah.

"Kami sadar Malaysia sudah ada banyak partai politik, terutama di kalangan orang Melayu. Bukanlah niat kami untuk menambah jumlah yang sudah ada. Tetapi kami menghadapi masalah luar biasa," katanya.

Mahathir menyatakan, partai politik yang ia dirikan dulu, PBBM, dengan tujuan menjatuhkan pemerintahan kleptokrasi Najib Razak telah dibajak oleh presiden Bersatu.

"Sekarang perjuangan partai yang dibajak sudah dialihkan dari menentang dan menghapuskan pemerintahan kleptokrasi ke kerja sama dan menghidupkan kembali pemerintahan kleptokrasi," katanya.

Bagian yang tidak dapat dibajak, ujar dia, masih berpegang kepada perjuangan asal dan bagian ini tidak akan dicalonkan oleh bagian PPBM yang dibajak dalam Pemilu 15.

"Untuk kami teruskan perjuangan asal kami, terpaksalah kami membebaskan diri atau menjadi anggota partai yang baru. Diharapkan anggota biasa yang memilih untuk bersama kami akan menjadi anggota dalam partai baru ini," katanya.

Anggota Parlemen Langkawi itu menegaskan perjuangannya berdasarkan semangat, bukan keuntungan finansial.

"Partai ini akan berasas pada perjuangan untuk orang Melayu dan Pribumi. Ini karena partai-partai berasas kepada Melayu dan Pribumi yang ada hari ini telah menggadai muruah bangsa, agama dan tujuan perjuangan kepada golongan yang gila kuasa," katanya.

Mahathir mengatakan partainya bersifat inklusif dan moderat, serta akan memperlihatkan kepada bangsa-bangsa lain bahwa orang Melayu adalah bangsa yang tidak berkhianat, yang berpegang pada janji dan tidak menolak kerja sama yang tulus dan berprinsip. AFP PHOTO/Vincent Thian

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif