Sedikitnya 15 orang tewas dalam kebakaran pada Jumat, 22 Oktober 2021, di sebuah pabrik di tenggara Moskow, ibu kota Rusia. Pabrik tersebut memproduksi bahan peledak industri dan persenjataan.
Sedikitnya 15 orang tewas dalam kebakaran pada Jumat, 22 Oktober 2021, di sebuah pabrik di tenggara Moskow, ibu kota Rusia. Pabrik tersebut memproduksi bahan peledak industri dan persenjataan.
Dilansir AFP, Jumat, 22 Oktober 2021, rekaman video amatir yang beredar di media sosial Rusia menunjukkan barisan truk pemadam kebakaran dengan puing-puing yang terbakar di daerah berhutan dekat pabrik di desa Lesnoye, 300 kilometer (180 mil) dari Moskow.
Dilansir AFP, Jumat, 22 Oktober 2021, rekaman video amatir yang beredar di media sosial Rusia menunjukkan barisan truk pemadam kebakaran dengan puing-puing yang terbakar di daerah berhutan dekat pabrik di desa Lesnoye, 300 kilometer (180 mil) dari Moskow.
Pemerintah wilayah Ryazan, tempat pabrik itu berlokasi, mengatakan
Pemerintah wilayah Ryazan, tempat pabrik itu berlokasi, mengatakan "15 orang tewas dan satu orang mengalami luka bakar serius" dan berada dalam kondisi kritis. Disebutkan bahwa satu orang lagi belum ditemukan.
Berdasarkan keterangan di situs resminya, PGUP Elastic menyatakan bahwa perusahaan mereka memproduksi bahan peledak industrial untuk sipil.
Berdasarkan keterangan di situs resminya, PGUP Elastic menyatakan bahwa perusahaan mereka memproduksi bahan peledak industrial untuk sipil.

15 Orang Meninggal dalam Kebakaran di Pabrik Bahan Peledak Rusia

Internasional kebakaran rusia
22 Oktober 2021 19:56
Jakarta: Sedikitnya 15 orang tewas dalam kebakaran pada Jumat, 22 Oktober 2021, di sebuah pabrik di tenggara Moskow, ibu kota Rusia. Pabrik tersebut memproduksi bahan peledak industri dan persenjataan.

Dilansir AFP, Jumat, 22 Oktober 2021, rekaman video amatir yang beredar di media sosial Rusia menunjukkan barisan truk pemadam kebakaran dengan puing-puing yang terbakar di daerah berhutan dekat pabrik di desa Lesnoye, 300 kilometer (180 mil) dari Moskow.

Pemerintah wilayah Ryazan, tempat pabrik itu berlokasi, mengatakan "15 orang tewas dan satu orang mengalami luka bakar serius" dan berada dalam kondisi kritis. Disebutkan bahwa satu orang lagi belum ditemukan.

Kementerian Darurat Rusia menyebut kebakaran diduga terjadi karena "pelanggaran proses teknologi dan langkah-langkah keamanan" di Pabrik PGUP Elastic tersebut.

Meski demikian, kementerian itu tak menjabarkan lebih lanjut pelanggaran yang dimaksud.

Berdasarkan keterangan di situs resminya, PGUP Elastic menyatakan bahwa perusahaan mereka memproduksi bahan peledak industrial untuk sipil.

Selain itu, mereka juga memproduksi amunisi untuk sektor pertahanan dan generator gas yang biasa digunakan di kapal selam. AFP Photo/Yuri Kadobnov/RUSSIAN EMERGENCY SITUATIONS MIN/HO

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif