Mantan Presiden sementara Bolivia, Jeanine Anez, berada di balik jeruji besi pada hari Sabtu , 13 Maret 2021, usai dituduh terlibat dalam upaya kudeta untuk menjatuhkan mantan Presiden Evo Morales pada 2019.
Mantan Presiden sementara Bolivia, Jeanine Anez, berada di balik jeruji besi pada hari Sabtu , 13 Maret 2021, usai dituduh terlibat dalam upaya kudeta untuk menjatuhkan mantan Presiden Evo Morales pada 2019.
Menurut surat perintah penangkapan yang diposting Anez di media sosial, dirinya beserta sejumlah menteri dan pejabat keamanan menghadapi dakwaan terorisme, hasutan, dan konspirasi atas dugaan kudeta terhadap pemerintah sosialis Bolivia.
Menurut surat perintah penangkapan yang diposting Anez di media sosial, dirinya beserta sejumlah menteri dan pejabat keamanan menghadapi dakwaan terorisme, hasutan, dan konspirasi atas dugaan kudeta terhadap pemerintah sosialis Bolivia.
Diketahui, Anez memimpin Bolivia kurang dari setahun setelah Presiden Evo Morales meninggalkan jabatannya usai klaim kecurangan pemilihan umum dan protes dengan kekerasan memuncak di negara itu.
Diketahui, Anez memimpin Bolivia kurang dari setahun setelah Presiden Evo Morales meninggalkan jabatannya usai klaim kecurangan pemilihan umum dan protes dengan kekerasan memuncak di negara itu.
Beberapa jam setelah penggerebekan fajar di rumah Anez di pusat kota Trinidad, dirinya terlihat berada di balik jeruji besi di sel tahanan wanita di La Paz. Ia menunggu sidang pengadilan yang akan berlangsung dalam waktu 24 jam usai penangkapannya.
Beberapa jam setelah penggerebekan fajar di rumah Anez di pusat kota Trinidad, dirinya terlihat berada di balik jeruji besi di sel tahanan wanita di La Paz. Ia menunggu sidang pengadilan yang akan berlangsung dalam waktu 24 jam usai penangkapannya.
Anez mengaku sebagai korban
Anez mengaku sebagai korban "penganiayaan politik yang menyimpang" dan mengatakan bahwa dia harus mendapatkan kekebalan sebagai mantan presiden.

Mantan Presiden Bolivia Ditahan Atas Tuduhan Kudeta

Internasional kudeta gambia
14 Maret 2021 12:45
La Paz: Mantan Presiden sementara Bolivia, Jeanine Anez, berada di balik jeruji besi pada hari Sabtu , 13 Maret 2021, usai dituduh terlibat dalam upaya kudeta untuk menjatuhkan mantan Presiden Evo Morales pada 2019.

Menurut surat perintah penangkapan yang diposting Anez di media sosial, dirinya beserta sejumlah menteri dan pejabat keamanan menghadapi dakwaan terorisme, hasutan, dan konspirasi atas dugaan kudeta terhadap pemerintah sosialis Bolivia.

Diketahui, Anez memimpin Bolivia kurang dari setahun setelah Presiden Evo Morales meninggalkan jabatannya usai klaim kecurangan pemilihan umum dan protes dengan kekerasan memuncak di negara itu.

Beberapa jam setelah penggerebekan fajar di rumah Anez di pusat kota Trinidad, dirinya terlihat berada di balik jeruji besi di sel tahanan wanita di La Paz. Ia menunggu sidang pengadilan yang akan berlangsung dalam waktu 24 jam usai penangkapannya.

Anez mengaku sebagai korban "penganiayaan politik yang menyimpang" dan mengatakan bahwa dia harus mendapatkan kekebalan sebagai mantan presiden.

Dalam surat kepada Organisasi Negara-negara Amerika dan Uni Eropa, Anez meminta misi pengamat untuk mengevaluasi penangkapan dirinya, dan mantan menteri energi dan kehakimannya. AFP Photo/Luis Gandarillas/Aizar Raldes

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif