Menteri Luar Negeri Belgia Sophie Wilmes, yang juga merupakan mantan Perdana Menteri, dimasukkan ke ruang perawatan intensif (ICU) karena covid-19. Menteri berusia 45 tahun itu sadar dan kondisinya stabil.
Menteri Luar Negeri Belgia Sophie Wilmes, yang juga merupakan mantan Perdana Menteri, dimasukkan ke ruang perawatan intensif (ICU) karena covid-19. Menteri berusia 45 tahun itu sadar dan kondisinya stabil.
Wilmes mengatakan pada Sabtu, 17 Oktober 2020 bahwa ia positif covid-19 dan bahwa dirinya mungkin tertular virus itu dari seorang kerabat, bukan di tempat kerja.
Wilmes mengatakan pada Sabtu, 17 Oktober 2020 bahwa ia positif covid-19 dan bahwa dirinya mungkin tertular virus itu dari seorang kerabat, bukan di tempat kerja.
Alexander De Croo, yang pada awal Oktober mengambil alih jabatan dari Wilmes sebagai PM Belgia, mengatakan di Twitter bahwa ia berharap Wilmes segera pulih.
Alexander De Croo, yang pada awal Oktober mengambil alih jabatan dari Wilmes sebagai PM Belgia, mengatakan di Twitter bahwa ia berharap Wilmes segera pulih. "Tidak ada yang kebal terhadap virus ini. Bersama-sama, kita akan mengalahkan COVID-19," tulisnya.
Sebagai PM, Wilmes memimpin negara itu melalui enam bulan pertama pandemi. Jabatannya kemudian berubah setelah pemerintahan minoritasnya digantikan oleh koalisi mayoritas pada Oktober.
Sebagai PM, Wilmes memimpin negara itu melalui enam bulan pertama pandemi. Jabatannya kemudian berubah setelah pemerintahan minoritasnya digantikan oleh koalisi mayoritas pada Oktober.

Terinfeksi Covid-19, Menlu Belgia Masuk ICU

Internasional Virus Korona belgia covid-19
23 Oktober 2020 20:11
Brussels: Menteri Luar Negeri Belgia Sophie Wilmes, yang juga merupakan mantan Perdana Menteri, dimasukkan ke ruang perawatan intensif (ICU) karena covid-19. Menteri berusia 45 tahun itu sadar dan kondisinya stabil.

Kabar soal Wilmes masuk ICU muncul saat negara itu berjuang melawan gelombang kedua infeksi virus korona.

Wilmes mengatakan pada Sabtu, 17 Oktober 2020 bahwa ia positif covid-19 dan bahwa dirinya mungkin tertular virus itu dari seorang kerabat, bukan di tempat kerja.

Alexander De Croo, yang pada awal Oktober mengambil alih jabatan dari Wilmes sebagai PM Belgia, mengatakan di Twitter bahwa ia berharap Wilmes segera pulih.

"Tidak ada yang kebal terhadap virus ini. Bersama-sama, kita akan mengalahkan COVID-19," tulisnya.

Sebagai PM, Wilmes memimpin negara itu melalui enam bulan pertama pandemi. Jabatannya kemudian berubah setelah pemerintahan minoritasnya digantikan oleh koalisi mayoritas pada Oktober.

Kasus penularan dan pasien covid-19 di rumah sakit terus meningkat di negara itu. Belgia memiliki tingkat kematian per kapita tertinggi di dunia akibat covid-19.

Belgia berada di urutan kedua, setelah Republik Ceko, di kawasan Eropa menyangkut infeksi per kapita dalam dua minggu terakhir.

Hingga 18 Oktober, negara berpenduduk 11 juta orang itu melaporkan 9.693 infeksi baru per hari dalam seminggu. Jumlah orang yang tertular corona itu meningkat 75 persen dari minggu sebelumnya.

Setiap hari, rata-rata ada 319 orang yang dirawat di rumah sakit. Sejauh ini, 10.539 orang di Belgia meninggal karena mengidap covid-19. AFP PHOTO/Paul Henri-Verlooy/Christophe Licoppe/John Thys/Olivier Hoslet

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif