Kuala Lumpur: Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yasin telah mengumumkan bahwa pemerintah Malaysia memutuskan untuk melaksanakan 'lockdown' mulai 18 Maret hingga 31 Maret 2020 di seluruh negara bagian.
Menjelang pemberlakukan lockdown, warga Malaysia, Selasa, 17 Maret 2020 berbelanja sejumlah barang kebutuhan pokok.
Warga yang kebanyakan kaum perempuan berbelanja bahan-bahan makanan serta sejumlah bumbu untuk memenuhi kebutuhan mereka. Warga yang berbelanja sebagian mengenakan masker sebagian lagi tidak.
Sementara itu suasana Bandara Internasional Penang, Selasa, nampak sepi, menjelang pemberlakuan lockdown.
Keputusan Pemerintah Malaysia melakukan lockdown adalah untuk membendung wabah virus korona (covid-19).
Di Malaysia, jumlah kasus covid 19 meningkat tajam secara mendadak yaitu 190 kasus hingga Minggu, 15 Maret 2020 malam, disusul dengan 125 kasus baru pada Senin, 16 Maret. Dengan demikian, jumlah keseluruhan orang yang dijangkiti wabah covid-19 menjadi 553. Dari jumlah tersebut, sebanyak 511 orang sedang dirawat di rumah sakit sedangkan 42 lainnya Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News