Kuba: Pemerintah Kuba pada Minggu, 2 Mei 2021, mengakhiri aksi mogok makan yang berlangsung selama seminggu yang dilakukan oleh seorang pembangkang terkemuka, pemimpin kelompok yang memprotes penyensoran karya seni. Pihak berwenang melaporkan seniman itu dalam keadaan stabil.
Departemen Kesehatan Masyarakat Havana mengatakan Luis Manuel Otero Alcantara "dirujuk" ke sebuah rumah sakit Minggu pagi karena "kekurangan asupan makanan" dan tiba dengan ambulans dan "bisa berjalan tanpa kesulitan." Dia tidak makan dan minum selama tujuh hari.
Luis Manuel Otero Alcantara, 33, adalah pemimpin gerakan protes San Isidro (MSI) seniman dan intelektual yang mendesak kebebasan berbicara dan hak-hak lain di negara komunis itu.
Pemerintah Kuba menuduh Otero Alcantara dan anggota gerakan lainnya melakukan pemberontakan politik yang didanai oleh Amerika Serikat.
Depkes Havana mengatakan rumah sakit tidak menemukan tanda-tanda malnutrisi ataupun ketidakseimbangan kimia. Namun, Depkes mengatakan Manuel Otero menjalani rawat inap, dalam keadaan stabil dan dirawat oleh dokter.
Para anggota gerakan San Isidro mengatakan pihak keamanan telah memaksa Manuel Otero keluar dari rumahnya dan bahwa dia ditahan, kemungkinan di rumah sakit. Mereka mempertanyakan laporan itu dan menuntut informasi lebih lanjut.
Departemen Luar Negeri Amerika Serkita (AS) pada Sabtu, 1 Mei 2021, menyatakan kekhawatiran akan kesehatan Otero Alcantara dan mendesak pemerintah Kuba untuk segera mengambil langkah guna melindungi kehidupan dan kesehatannya. AFP Photo/Cuban TV Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News