Gambar menunjukkan layar televisi yang dipasang di ruang sidang khusus pada 13 Januari 2021 sebelum pembukaan persidangan maksimum 'Rinascita-Scott' di mana lebih dari 350 terduga anggota kelompok mafia 'Ndrangheta Calabria dan rekan mereka diadili di Lamezia Terme, Calabria. AFP Photo/Gianluca Chininea
Gambar menunjukkan layar televisi yang dipasang di ruang sidang khusus pada 13 Januari 2021 sebelum pembukaan persidangan maksimum 'Rinascita-Scott' di mana lebih dari 350 terduga anggota kelompok mafia 'Ndrangheta Calabria dan rekan mereka diadili di Lamezia Terme, Calabria. AFP Photo/Gianluca Chininea
Pengadilan di Italia menggelar persidangan mafia terbesar 30 tahun terakhir dimana 350 anggota mafia dan politisi korup duduk di aula dan jalani sidang bersama. AFP Photo/Gianluca Chininea
Pengadilan di Italia menggelar persidangan mafia terbesar 30 tahun terakhir dimana 350 anggota mafia dan politisi korup duduk di aula dan jalani sidang bersama. AFP Photo/Gianluca Chininea
Persidangan akan berlangsung di sebuah bangunan khusus di Calabria, yang merupakan jantung operasi grup mafia 'Ndrangheta. Bangunan tersebut, yang merupakan bekas call centre di kota Lamezia Terme, telah diubah menjadi ruang persidangan dengan kapasitas ratusan orang. AFP Photo/Gianluca Chininea
Persidangan akan berlangsung di sebuah bangunan khusus di Calabria, yang merupakan jantung operasi grup mafia 'Ndrangheta. Bangunan tersebut, yang merupakan bekas call centre di kota Lamezia Terme, telah diubah menjadi ruang persidangan dengan kapasitas ratusan orang. AFP Photo/Gianluca Chininea
Nicola Gratteri yang memimpin tim penuntut atas mafia 'NDrangheta mengatakan,
Nicola Gratteri yang memimpin tim penuntut atas mafia 'NDrangheta mengatakan, "Ini adalah persidangan terpenting setelah persidangan di Palermo". AFP Photo/Gianluca Chininea
Tahun 2019, Gratteri memerintahkan penangkapan atas anggota mafia di Italia, Jerman, Swiss dan Bulgaria yang menghasilkan persidangan kali ini. AFP Photo/Alexandria Sage
Tahun 2019, Gratteri memerintahkan penangkapan atas anggota mafia di Italia, Jerman, Swiss dan Bulgaria yang menghasilkan persidangan kali ini. AFP Photo/Alexandria Sage
Lebih dari 900 orang akan menjadi saksi dalam persidangan atas 335 anggota mafia Calabria, yang diduga memiliki omset tahunan senilai 40 hingga 50 miliar euro setiap tahun dari operasi kejahatan mereka. AFP Photo/Gianluca Chininea
Lebih dari 900 orang akan menjadi saksi dalam persidangan atas 335 anggota mafia Calabria, yang diduga memiliki omset tahunan senilai 40 hingga 50 miliar euro setiap tahun dari operasi kejahatan mereka. AFP Photo/Gianluca Chininea

350 Mafia dan Koruptor Jalani Sidang Akbar di Italia

Internasional pencucian uang penyelundupan narkotika persidangan italia mafia italia
13 Januari 2021 19:02
Calabria: Pengadilan di Italia menggelar persidangan mafia terbesar 30 tahun terakhir dimana 350 anggota mafia dan politisi korup duduk di aula dan jalani sidang bersama, Rabu, 13 Januari 2021.

Persidangan akan berlangsung di sebuah bangunan khusus di Calabria, yang merupakan jantung operasi grup mafia 'Ndrangheta. Bangunan tersebut, yang merupakan bekas call centre di kota Lamezia Terme, telah diubah menjadi ruang persidangan dengan kapasitas ratusan orang.

Belum pernah ada persidangan dengan skala sebesar ini di Italia, setidaknya sejak 1980-an.

Berbeda dari persidangan di Italia pada periode 1986-1992, proses pengadilan kali ini hanya ditujukan kepada satu pihak, yakni keluarga Mancuso yang membentuk grup kuat bernama 'Ndrangheta. 

Nicola Gratteri yang memimpin tim penuntut atas mafia 'NDrangheta mengatakan, "Ini adalah persidangan terpenting setelah persidangan di Palermo".

Tahun 2019, Gratteri memerintahkan penangkapan atas anggota mafia di Italia, Jerman, Swiss dan Bulgaria yang menghasilkan persidangan kali ini.

Penyelidik Italia akan mengungkap 24,000 percakapan hasil penyadapan untuk membuktikan tuduhan pembunuhan, pemerasan, dan perdagangan narkotika.

Lebih dari 900 orang akan menjadi saksi dalam persidangan atas 335 anggota mafia Calabria, yang diduga memiliki omset tahunan senilai 40 hingga 50 miliar euro setiap tahun dari operasi kejahatan mereka. 

Kelompok mafia ini diyakini memiliki jaringan kuat dengan kartel narkotika Amerika Selatan, yang mereka gunakan untuk mengimpor kokain melalui pelabuhan seperti Rotterdam Belanda, serta dengan jaringan kelompok Albania dan Turki, untuk mengirimkannya ke pasaran. AFP Photo/Alexandria Sage/Gianluca Chininea

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif