Lee 'Scratch' Perry, penyanyi dan produser yang sangat berpengaruh yang mendorong batas-batas reggae dan dub gembala, meninggal dunia di usia 85 tahun.
Lee 'Scratch' Perry, penyanyi dan produser yang sangat berpengaruh yang mendorong batas-batas reggae dan dub gembala, meninggal dunia di usia 85 tahun.
"Belasungkawa mendalam saya kepada keluarga, teman, dan penggemar produser rekaman dan penyanyi legendaris, Rainford Hugh Perry OD, yang dikenal sebagai Lee 'Scratch' Perry," tweet Perdana Menteri Jamaika Andrew Holness.
Pengamat Jamaika melaporkan visioner itu meninggal Minggu, 29 Agustus 2021 pagi waktu setempat di sebuah rumah sakit di Lucea. Penyebab kematiannya tidak diberikan.
Pengamat Jamaika melaporkan visioner itu meninggal Minggu, 29 Agustus 2021 pagi waktu setempat di sebuah rumah sakit di Lucea. Penyebab kematiannya tidak diberikan.
Seorang produser untuk beragam artis termasuk Bob Marley, penguasaan Perry melintasi waktu dan genre, pengaruhnya terlihat dari hip hop hingga post-punk, dari The Beastie Boys hingga The Clash.
Seorang produser untuk beragam artis termasuk Bob Marley, penguasaan Perry melintasi waktu dan genre, pengaruhnya terlihat dari hip hop hingga post-punk, dari The Beastie Boys hingga The Clash.
Lahir 20 Maret 1936 di kota pedesaan Jamaika Kendal, Rainford Hugh 'Lee' Perry menciptakan single  'People Funny Boy' pada 1968 yang menjadi hit di Jamaika dan Inggris.
Lahir 20 Maret 1936 di kota pedesaan Jamaika Kendal, Rainford Hugh 'Lee' Perry menciptakan single 'People Funny Boy' pada 1968 yang menjadi hit di Jamaika dan Inggris.

Legenda Reggae Lee 'Scratch' Perry Meninggal Dunia

Hiburan Obituari meninggal dunia reggae Artis Meninggal musisi meninggal
30 Agustus 2021 10:38
Jakarta: Lee 'Scratch' Perry, penyanyi dan produser yang sangat berpengaruh yang mendorong batas-batas reggae dan dub gembala, meninggal dunia di usia 85 tahun.

"Belasungkawa mendalam saya kepada keluarga, teman, dan penggemar produser rekaman dan penyanyi legendaris, Rainford Hugh Perry OD, yang dikenal sebagai Lee 'Scratch' Perry," tweet Perdana Menteri Jamaika Andrew Holness.

Pengamat Jamaika melaporkan visioner itu meninggal Minggu, 29 Agustus 2021 pagi waktu setempat di sebuah rumah sakit di Lucea. Penyebab kematiannya tidak diberikan.

Seorang produser untuk beragam artis termasuk Bob Marley, penguasaan Perry melintasi waktu dan genre, pengaruhnya terlihat dari hip hop hingga post-punk, dari The Beastie Boys hingga The Clash.

Lahir 20 Maret 1936 di kota pedesaan Jamaika Kendal, Rainford Hugh 'Lee' Perry meninggalkan sekolah pada usia 15 tahun dan pindah ke Kingston pada 1960-an.

Dia mulai menjual rekaman untuk sistem suara Clement Coxsone Dodd di akhir 1950-an, sambil juga mengembangkan karir rekamannya sendiri.

Perry memutuskan hubungan dengan Dodds karena konflik pribadi dan keuangan, kemudian pindah ke Amalgamated Records milik Joe Gibbs sebelum juga berselisih dengan Gibbs. Pada 1968, ia membentuk labelnya sendiri, 'Upsetter Records'.

Single utama pertamanya, 'People Funny Boy' -- sebuah ejekan di Gibbs -- dipuji karena penggunaan inovatifnya dari rekaman bayi menangis, penggunaan sampel awal.

Pada tahun 1973, Perry membangun studio halaman belakang di Kingston, menamakannya 'Black Ark', yang akan melahirkan reggae dan dub klasik yang tak terhitung jumlahnya.

Mahir dalam ritme dan pengulangan yang berlapis, Perry menjadi grandmaster sampel yang karyanya menciptakan kursus baru untuk masa depan musik.

Produser untuk sejumlah rekaman dub yang terkenal -- bersama dengan Marley, ia bekerja dengan Max Romeo, Junior Murvin, dan The Congos -- Perry adalah kunci dalam membawa musik Jamaika ke panggung internasional, menciptakan suara yang akan bertahan selama beberapa dekade. AFP PHOTO/Attila Kisbenedek

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif