Petugas memantau pelaksanaan sidang lanjutan secara daring terhadap drummer Superman is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali. Pengadilan Negeri Denpasar menyelenggarakan sidang kedua kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik yang dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali tersebut dengan agenda pembacaan dakwaan kembali setelah pada sidang perdana lalu terdakwa Jerinx berserta kuasa hukumnya melakukan aksi
Petugas memantau pelaksanaan sidang lanjutan secara daring terhadap drummer Superman is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali. Pengadilan Negeri Denpasar menyelenggarakan sidang kedua kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik yang dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali tersebut dengan agenda pembacaan dakwaan kembali setelah pada sidang perdana lalu terdakwa Jerinx berserta kuasa hukumnya melakukan aksi "walk out" atau keluar dari persidangan.
Drummer Superman is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx (kanan) didampingi istrinya Nora Alexandra (kiri) meninggalkan ruangan usai menjalani sidang secara daring di Polda Bali, Denpasar, Bali.
Drummer Superman is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx (kanan) didampingi istrinya Nora Alexandra (kiri) meninggalkan ruangan usai menjalani sidang secara daring di Polda Bali, Denpasar, Bali.

Sidang Dakwaan Jerinx SID Kembali Digelar Online

Hiburan Jerinx SID
22 September 2020 15:12
Denpasar: Terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx bersama tim penasihat hukumnya akhirnya bersedia sidang dilaksanakan secara online, Selasa, 22 September 2020.

Pengadilan Negeri Denpasar menyelenggarakan sidang kedua kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik yang dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali tersebut dengan agenda pembacaan dakwaan kembali setelah pada sidang perdana lalu terdakwa Jerinx berserta kuasa hukumnya melakukan aksi "walk out" atau keluar dari persidangan. 

Jaksa penuntut umum (JPU) membacakan ulang surat dakwaan dalam sidang sidang yang disiarkan secara live lewat channel YouTube PN Denpasar. Dakwaan itu sebenarnya sudah dibacakan pada sidang perdana sebelumnya.

Dalam sidang perdana pada Kamis, 10 September 2020, sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) mengatakan terdakwa Jerinx sengaja membuat posting-an di akun Instagram-nya karena akan mendapat perhatian dari masyarakat. Posting-an dalam perkara ini adalah pada 13 dan 15 Juni 2020.

Posting-an Jerinx pada 13 itu berisi kalimat berisi 'IDI kacung WHO'. Sedangkan posting-an tanggal 15 berisi soal dokter meninggal hingga menyinggung soal Covid-19 konspirasi. ANTARA Foto/Fikri Yusuf

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif