Setelah berhasil mendapatkan kontrak dengan nilai fantastis di Belanda, gelaran One Day with Indonesian Coffee, Fruits and Floriculture atau ODICOFF berlanjut ke Serbia. Gelaran ini merupakan kali pertama diselenggarakan di negara pecahan Yugoslavia ini.
Setelah berhasil mendapatkan kontrak dengan nilai fantastis di Belanda, gelaran One Day with Indonesian Coffee, Fruits and Floriculture atau ODICOFF berlanjut ke Serbia. Gelaran ini merupakan kali pertama diselenggarakan di negara pecahan Yugoslavia ini.
Duta Besar Indonesia untuk Serbia, Chandra Widya Yudha menyatakan bahwa pihaknya sangat menantikan event seperti ODICOFF ini. Ia sangat mendorong adanya peningkatan kerja sama ekonomi kedua belah negara.
Duta Besar Indonesia untuk Serbia, Chandra Widya Yudha menyatakan bahwa pihaknya sangat menantikan event seperti ODICOFF ini. Ia sangat mendorong adanya peningkatan kerja sama ekonomi kedua belah negara.
Event ODICOFF yang dilaksanakan di Galerija-Serbia mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat dan pelaku usaha setempat, hal ini mencerminkan bahwa hasil pertanian Indonesia sangat diminati masyarakat di sini.
Event ODICOFF yang dilaksanakan di Galerija-Serbia mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat dan pelaku usaha setempat, hal ini mencerminkan bahwa hasil pertanian Indonesia sangat diminati masyarakat di sini.
Produk pertanian berupa kopi, buah dan aneka olahan pertanian, diharapkan mampu menjaring buyer untuk mengikatkan diri dalam kontrak kerja sama dagang dengan pelaku usaha di Indonesia.
Produk pertanian berupa kopi, buah dan aneka olahan pertanian, diharapkan mampu menjaring buyer untuk mengikatkan diri dalam kontrak kerja sama dagang dengan pelaku usaha di Indonesia.
Dalam satu hari penyelenggaraan, tercatat keseluruhan kontrak pada saat event berlangsung sejumlah 13 Letter of Intent (LOI), dengan potensi penjualan sebesar Rp 105 miliar atau setara 7,33 juta dolar AS (kurs 29/11/2021 Rp 14.320 per dolar AS).
Dalam satu hari penyelenggaraan, tercatat keseluruhan kontrak pada saat event berlangsung sejumlah 13 Letter of Intent (LOI), dengan potensi penjualan sebesar Rp 105 miliar atau setara 7,33 juta dolar AS (kurs 29/11/2021 Rp 14.320 per dolar AS).
Dalam event tersebut turut hadir undangan dari kedutaan beberapa negara di Serbia di antaranya dari negara Maroko, Turki, Albania, Itali, Pakistan, Kamboja, Malaysia dan Montenegro.
Dalam event tersebut turut hadir undangan dari kedutaan beberapa negara di Serbia di antaranya dari negara Maroko, Turki, Albania, Itali, Pakistan, Kamboja, Malaysia dan Montenegro.

ODICOFF Jadi Cara Tingkatkan Ekspor Produk Pertanian RI-Serbia

Ekonomi pertanian Ekspor-Impor serbia Kementan
01 Desember 2021 19:33
Beograd: Setelah berhasil mendapatkan kontrak dengan nilai fantastis di Belanda, gelaran One Day with Indonesian Coffee, Fruits and Floriculture atau ODICOFF berlanjut ke Serbia. Gelaran ini merupakan kali pertama diselenggarakan di negara pecahan Yugoslavia ini. 

Duta Besar Indonesia untuk Serbia, Chandra Widya Yudha menyatakan bahwa pihaknya sangat menantikan event seperti ODICOFF ini. Ia sangat mendorong adanya peningkatan kerja sama ekonomi kedua belah negara.

Selanjutnya, perwakilan Kementerian Pertanian sekaligus penanggung jawab ODICOFF Serbia, Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto menyatakan bahwa ODICOFF Serbia merupakan salah satu upaya peningkatan potensi ekspor komoditas pertanian di negara ini.

Event ODICOFF yang dilaksanakan di Galerija-Serbia mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat dan pelaku usaha setempat, hal ini mencerminkan bahwa hasil pertanian Indonesia sangat diminati masyarakat di sini. Produk pertanian berupa kopi, buah dan aneka olahan pertanian, diharapkan mampu menjaring buyer untuk mengikatkan diri dalam kontrak kerja sama dagang dengan pelaku usaha di Indonesia. 

Wulan dari PT. Techno Taiba Artemis yang ikut dalam rombongan delegasi misalnya, berhasil mendapatkan kontrak dengan potensi pasar sebesar Rp 83,42 miliar atau setara dengan 5,82 juta dolar AS. 

Dalam satu hari penyelenggaraan, tercatat keseluruhan kontrak pada saat event berlangsung sejumlah 13 Letter of Intent (LOI), dengan potensi penjualan sebesar Rp 105 miliar atau setara 7,33 juta dolar AS (kurs 29/11/2021 Rp 14.320 per dolar AS).

Dalam event tersebut turut hadir undangan dari kedutaan beberapa negara di Serbia di antaranya dari negara Maroko, Turki, Albania, Itali, Pakistan, Kamboja, Malaysia dan Montenegro. Dok. Istimewa

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif