Salah satu yang dilakukan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dalam pengelolaan sampah terpadu adalah kolaborasi bersama Waste4Change dan Eco Touch.
PLN EPI menerapkan sistem pemilahan sampah sejak awal agar limbah yang dihasilkan dapat dikelola sesuai jenisnya dan tidak seluruhnya berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Ratusan kilogram sampah berhasil dikelola
Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, PLN EPI berhasil mengelola 460 kilogram sampah terpilah, yang terdiri atas 69 kilogram sampah organik, 390,9 kilogram sampah anorganik, dan 226 kilogram sampah residu.Seluruh sampah yang telah dipilah kemudian dikelola sesuai karakteristiknya, mulai dari pengolahan menjadi kompos, didaur ulang menjadi bahan baku baru, hingga penanganan residu secara bertanggung jawab sehingga dapat meminimalkan beban TPA.
Selain pengelolaan sampah harian, PLN EPI juga menginisiasi pengumpulan pakaian layak pakai melalui kolaborasi dengan Eco Touch sebagai bagian dari upaya memperpanjang siklus hidup produk tekstil dan mengurangi limbah fesyen.
Hingga Mei 2026, secara akumulatif PLN EPI berhasil mengumpulkan 182,95 kilogram pakaian bekas yang selanjutnya akan didaur ulang.
| Baca juga: Tips Kurangi Sampah Plastik, Mulai dari Kebiasaan Kecil di Rumah |
Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, mengatakan bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar aktivitas operasional, tetapi merupakan bagian dari budaya keberlanjutan yang terus dibangun perusahaan.
"Keberlanjutan dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Melalui pemilahan sampah sejak dari sumber, Kami ingin membangun kesadaran seluruh insan PLN EPI bahwa setiap individu memiliki peran dalam mengurangi dampak lingkungan," kata Mamit dalam keterangan tertulis, Jumat, 26 Juni 2026.
Menurutnya, kolaborasi dengan Waste4Change menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terukur, transparan, dan bertanggung jawab.
Tidak hanya memastikan sampah dikelola sesuai prinsip lingkungan, kerja sama ini juga memungkinkan perusahaan memantau capaian pengurangan sampah secara berkala sebagai bagian dari implementasi ESG.
Selain penyediaan fasilitas pemilahan sampah, PLN EPI juga secara rutin mengedukasi pegawai mengenai pentingnya pengurangan sampah, penggunaan kembali (reuse), dan daur ulang (recycle), sehingga pengelolaan sampah menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan.
Program ini sejalan dengan komitmen PLN EPI dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta mendukung pencapaian target nasional pengurangan sampah.
Ke depan, PLN EPI akan terus memperluas berbagai inisiatif keberlanjutan di lingkungan perusahaan, mulai dari edukasi pegawai untuk bijak dalam mengelola sampah, implementasi program pengurangan sampah, hingga peningkatan partisipasi pegawai dalam berbagai program pelestarian lingkungan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda