Kegiatan bertajuk Ocean LiteraSEA: Ocean Capacity itu digelar di SD Negeri Tanjung Sekong, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, Selasa, 29 September 2026.
Sebanyak 50 siswa dari SD Negeri Tanjung Sekong dan SDN Widyatama ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya diajak belajar soal laut, tetapi juga diperkenalkan dengan berbagai jalur pendidikan dan profesi yang berkaitan dengan sektor maritim.
Pjs. Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan edukasi tentang laut penting diberikan sejak dini, terutama kepada anak-anak yang tumbuh di wilayah pesisir.
"Laut bukan hanya ruang hidup hari ini, tetapi juga ruang masa depan bagi generasi muda kita. Melalui Ocean Capacity, PIS ingin membuka wawasan dan imajinasi anak-anak pesisir bahwa laut menyimpan begitu banyak peluang, baik untuk belajar, berkarya, dan suatu hari kelak menjadi bagian dari industri maritim Indonesia," ujar Vega dalam keterangan tertulis, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Belajar Laut Tak Cuma dari Buku
Dalam kegiatan tersebut, PIS bersama relawan SEAnergi mengajak para siswa mengenal lebih dekat industri maritim Indonesia, berbagai profesi di sektor kelautan, serta jalur pendidikan yang dapat ditempuh untuk berkarier di bidang tersebut.Edukasi dikemas secara interaktif melalui berbagai kegiatan, mulai dari permainan tentang ekosistem laut atau Ocean Challenge, lomba menggambar bertema laut, cerdas cermat kelautan, hingga sesi mendongeng menggunakan buku bertema kemaritiman di perpustakaan sekolah.
Tak hanya menghadirkan kegiatan edukasi, PIS juga mendukung penguatan fasilitas literasi sekolah melalui revitalisasi perpustakaan SD Negeri Tanjung Sekong serta donasi buku-buku bertema laut.
Kepala SD Negeri Tanjung Sekong Muawana menyambut baik pelaksanaan Ocean LiteraSEA yang dinilai sejalan dengan upaya sekolah untuk meningkatkan kemampuan literasi para siswa.
“Semoga dengan adanya kegiatan literasi dari Ocean LiteraSEA Pertamina International Shipping ini bisa membangkitkan semangat anak kami untuk belajar literasi di sekolah,” ujar Muawana.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2023, Ocean LiteraSEA telah menjangkau 69 sekolah pesisir dan lebih dari 5.500 siswa, melahirkan 40 guru tersertifikasi sebagai pengajar ilmu kelautan, serta merevitalisasi 25 perpustakaan sekolah. Program tersebut merupakan salah satu upaya PIS dalam menjawab tantangan literasi kemaritiman di bawah pilar Advancing Education dalam inisiatif SEAnergi.
“Bagi PIS, membangun masa depan maritim tidak cukup hanya dengan kapal, teknologi, dan investasi. Kita juga harus menyiapkan manusianya sejak dini, agar tumbuh generasi yang mencintai laut, memahami potensinya, dan memiliki keberanian untuk mengambil peran di dalamnya,” tutur Vega.