Unit pembangkit PLN Indonesia Power yakni UBP Pelabuhan Ratu  menjalankan program co-firing biomassa sorgum dust. Foto: PLN IP
Unit pembangkit PLN Indonesia Power yakni UBP Pelabuhan Ratu menjalankan program co-firing biomassa sorgum dust. Foto: PLN IP

Dari Ladang Jadi Listrik! Sorgum Sukabumi Jadi Bahan Bakar PLTU Pelabuhan Ratu

Annisa ayu artanti • 23 Juni 2026 13:03
Ringkasnya gini..
  • PLN IP panen sorgum di Sukabumi untuk biomassa co-firing PLTU Pelabuhan Ratu.
  • Sorgum jadi energi hijau sekaligus dorong ekonomi petani lokal.
  • Program ini dukung Net Zero Emissions dan ekonomi sirkular Indonesia.
Jakarta: Transisi energi di Indonesia makin terasa nyata. Bukan cuma soal teknologi, tapi juga keterlibatan masyarakat. 
 
Salah satu buktinya datang dari Sukabumi, Jawa Barat. Tanaman sorgum kini bukan hanya jadi komoditas pertanian, tapi juga sumber energi hijau.
 
Melalui kegiatan Ceremonial Panen Raya Tanaman Sorgum dan Pengiriman Perdana Biomassa Sorgum Dust sebagai Co-firing PLTU Pelabuhan Ratu, PLN Indonesia Power (PLN IP) menunjukkan langkah konkret menuju energi bersih berbasis masyarakat dengan tema "Dari Ladang Menjadi Cahaya".

Kegiatan yang digelar oleh Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu ini berlangsung di Perkebunan Sorgum Cilegok, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi pada 18 Juni 2026.
 
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menegaskan program ini merupakan wujud nyata sinergi antara sektor energi dan pertanian dalam mendukung ketahanan energi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat. 
 
"Program biomassa sorgum ini menjadi bukti bahwa transisi energi tidak harus mengorbankan kepentingan masyarakat. Justru sebaliknya, kami ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasi turut merasakan manfaat ekonomi dari setiap langkah transformasi energi yang kami jalankan," ujar Bernadus dalam keterangan tertulis, Selasa, 23 Juni 2026.
 
Baca juga: Era Green Mining, PLN Siap Pasok Listrik Hijau untuk Tambang

Kegiatan ini menandai keberhasilan inisiatif yang telah berjalan sejak tahun 2025, mulai dari tahap penanaman hingga tercapainya masa panen raya. 
 
Langkah strategis ini juga merupakan gerakan transformatif yang memadukan sektor pertanian dan energi guna memperkuat rantai pasok biomassa berbasis masyarakat.
 
Pemanfaatan tanaman sorgum memberikan nilai tambah yang luas. Bulirnya mendukung ketahanan pangan, sedangkan batang dan daunnya diolah menjadi sorgum dust untuk bahan bakar pendamping (co-firing) batu bara di PLTU Pelabuhan Ratu. 
Melalui sinergi antara BUMN, pemerintah daerah, dan para petani, program ini turut menjawab tantangan kepastian pasar dengan hadirnya PLN sebagai off-taker yang jelas bagi hasil panen masyarakat.
 
Bernadus menambahkan, keberhasilan program ini di Pelabuhan Ratu menjadi model yang dapat direplikasi di unit-unit PLN Indonesia Power lainnya. 
 
"Kami berkomitmen untuk terus memperluas program biomassa berbasis masyarakat ini, sejalan dengan upaya kami mempercepat pencapaian target Net Zero Emissions sekaligus mewujudkan ekonomi sirkular yang mandiri di berbagai wilayah operasi," tegasnya.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan