medcom.id, Jakarta: Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit mencatat penyaluran biodiesel nonsubsidi hingga April 2016 baru sebanyak 108 ribu kiloliter (kl). Artinya, capaian itu masih sekitar empat persen atau jauh dari target penyaluran tahun ini sebanyak 2,8 juta kl.
Direktur Penyaluran Dana BPDP Kelapa Sawit Dadan Kusdiana mengakui, penyaluran yang mulai diterapkan sejak 21 Januari 2016 lalu itu masih rendah. Namun demikian, capaian itu melebihi perkiraannya yang dinilai hanya mampu menyalurkan biodiesel di bawah 100 ribu kl.
"Angkanya (penyaluran biodiesel) yang non-PSO (public service obligation/subsidi) sampai April 108 ribu (kl). Angka itu jauh dari target, tapi angkanya lebih bagus karena saya kira lebih sedikit dari itu," ujar Dadan, usai menghadiri Forum Dialog Hipmi: Peluang Bisnis Hilir BBM untuk Pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN), di Menara Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (11/5/2016).
Menurut dia, rendahnya realisasi penyaluran biodiesel karena banyak industri yang masih mendapat solar yang tak dicampur biodiesel. Kondisi ini menyebabkan kalangan industri lebih memilih solar non-biodiesel karena harganya yang lebih murah dibanding solar biodiesel.
"Menurut saya perlakuan yang sama harus ada supaya tidak ada yang dirugikan karena ada yang tidak mencampur sehingga bisa dibilang ada yang lebih murah karena dia tidak mencampur. Kalau dia mencapur pasti sama," imbuhnya.
Sebenarnya pemerintah sudah menerapkan syarat ketat bagi penyalur solar dengan wajib mencampurkan biodiesel. Pengimpor solar harus menyertakan bukti pencampuran biodiesel untuk menggenjot penyaluran biodiesel, baik kepada masyarakat maupun industri.
"Isunya kan biodiesel mahal dan solar masih relatif (murah) sehingga selisihnya semakin jauh. Perlakuan yang sama seperti itu (penggunaan campuran biodiesel) menurut saya penting dan Kementerian ESDM melakukan hal-hal tersebut untuk memantau pengawasan di lapangan," pungkas Dadan.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan