Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rahayu Puspasari (berjilbab hitam) (Foto:Dok.LMAN)
Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rahayu Puspasari (berjilbab hitam) (Foto:Dok.LMAN)

Revisi Regulasi PSN Permudah Pendanaan dan Akselerasi Pembangunan

Ekonomi lembaga manajemen aset negara (lman)
M Studio • 19 Agustus 2019 19:12
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan sejumlah terobosan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Salah satunya melalui regulasi.
 
Saat ini, telah dilakukan revisi atas regulasi terkait pendanaan pengadaan tanah Proyek Strategis Nasional (PSN) dan pengelolaan aset pengadaan tanah oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), yaitu perubahan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 21/PMK.06/2017 tentang Tata Cara Pendanaan Pengadaan Tanah Bagi Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Pengelolaan Aset Hasil Pengadaan Tanah oleh LMAN, telah disempurnakan menjadi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100/PMK.06/2019.
 
Peraturan tersebut mengatur penggunaan dana lintas tahun anggaran oleh LMAN untuk pendanaan pengadaan tanah Proyek PSN.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam aturan baru ditambahkan satu pasal, yaitu pasal 26A. Berdasarkan ketentuan pasal 26A ayat 2, pelaksanaan pengadaan tanah PSN dapat dilaksanakan menggunakan dana ganti rugi pengadaan tanah PSN pada LMAN secara lintas tahun anggaran. Dana ganti rugi pengadaan tanah pun dapat digunakan menyesuaikan perkembangan di lapangan, sepanjang penyesuaian tersebut tercantum dalam daftar prioritas pendanaan tanah bagi PSN," kata Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari, dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id, Senin, 19 Agustus 2019.
 
Peraturan Menteri Keuangan tersebut mengatur fleksibilitas penggunaan dana yang sudah dicairkan dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) kepada LMAN.
 
Keleluasaan penggunaan dana pada LMAN tersebut antara lain meliputi perubahan komposisi, perubahan alokasi antar proyek dan penggunaan dana lintas tahun anggaran sesuai dengan Daftar Prioritas Pendanaan Tanah bagi PSN (project list tahunan).
 
Penambahan ketentuan baru tersebut turut mengubah aturan pengusulan alokasi dana ganti kerugian pengadaan tanah darI Kementerian/Lembaga kepada pimpinan LMAN.
 
"Dengan aturan yang baru, hasil koordinasi antara Kementerlan/Lembaga terkait dengan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) disampaikan kepada pimpinan LMAN untuk melakukan penyesuaian projectlist tahunan," ujar Rahayu.
 
Perubahan aturan ini merupakan salah satu terobosan di sektor pembiayaan pengadaan tanah untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang memerlukan akuisisi tanah dalam jumlah besar.
 
"Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100/PMK.06/2019 memberikan ruang gerak dalam hal penggunaan anggaran dan pengelolaan aset tanah PSN. Dalam hal penggunaan anggaran, pasal dalam Peraturan Menteri Keuangan tersebut memberikan payung hukum untuk penggunaan dana lintas tahun anggaran," kata Rahayu.
 
Namun dalam hal proses pembayaran dana talangan dan pembayaran ganti rugi pembebasan Iahan, sinergi antar instansi pemerintah seperti dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tetap dllakukan.
 
Terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100/PMK.06/2019 adalah untuk mengakomodasi perkembangan kebutuhan pendanaan tanah.
 
"Diharapkan regulasi ini dapat lebih mempermudah proses pendanaan serta mengakselerasi pembangunan PSN," ujar Rahayu.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif