medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak menteri-menteri ekonomi untuk melakukan rapat terbatas. Salah satu topik yang dibahas dalam ratas tersebut, yakni menyoal subsidi pupuk.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang hadir dalam ratas mengatakan, tahun ini pemerintah telah mengalokasikan subsidi pupuk untuk para petani di seluruh Wilayah Indonesia sebanyak 9,5 juta ton.
Menurut Amran, sebagian telah didistribusikan pada masyarakat. Namun penyerapannya belum maksimal. "Sebagian sudah berjalan, tapi belum sepenuhnya," kata Amran, di Istana Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2015).
Amran menuturkan, belum optimalnya pendistribusian pupuk lebih dikarenakan oleh lambatnya daerah mengeluarkan. Padahal dari pusat, telah menyalurkan ke Kabupaten/Kota.
"Di semua wilayah, tapi tidak terlalu dominan. Cuma kami harapkan pada seluruh distributor supaya mempercepat," ucapnya.
Lebih lanjut, Amran menambahkan dirinya memberi tenggat waktu pada distributor daerah sebelum masa tanam yakni April-September untuk mempercepat penyaluran.
"Kami akan mulai April-September. Ini masa tanam sudah masuk, harus tepat waktu," pungkasnya.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan