Sekretaris Kemenkop UKM Rully Indrawan (kedua dari kanan) menerima Rekomendasi Kesiapan UMKM 4.0 dalam Menunjang Ketahanan Ekonomi di Era Disruptif oleh ITS (Institut Teknologi Surabaya). (Foto: Dok. Kemenkop UKM)
Sekretaris Kemenkop UKM Rully Indrawan (kedua dari kanan) menerima Rekomendasi Kesiapan UMKM 4.0 dalam Menunjang Ketahanan Ekonomi di Era Disruptif oleh ITS (Institut Teknologi Surabaya). (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

Kemenkop UKM Targetkan 50% UMKM Go Digital pada 2024

Ekonomi Berita Kemenkop UKM
Gervin Nathaniel Purba • 11 April 2019 16:47
Jakarta: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menargetkan 50 persen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terdigitalisasi pada 2024. Target ini dibahas dalam RPJM 2020-2024.
 
"Sekarang lagi dibahas RPJM 2020-2024, di mana 50 persen pelaku UMKM ditargetkan sudah go digital. Tapi ingat, tak semua UMKM cocok untuk go digital, ada yang lebih pas secara konvensional. Jadi, digitalisasi UMKM ini tak akan pernah mencapai 100 persen," kata Sekretaris Kemenkop UKM Rully Indrawan, usai menerima Rekomendasi Kesiapan UMKM 4.0 dalam Menunjang Ketahanan Ekonomi di Era Disruptif oleh ITS (Institut Teknologi Surabaya), di Jakarta, Kamis, 11 April 2019.
 
UMKM merupakan satu tulang punggung ekonomi di Indonesia. Perannya yang vital tergambar dalam data bahwa dari 62 juta unit usaha di Indonesia, sekitar 99 persen merupakan UMKM.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oleh karena itu, pemberdayaan sektor UMKM sangat penting. Tak hanya bagi pemerintah, namun juga pihak lain seperti institusi di bidang terkait hingga akademisi. Apalagi, kehadiran teknologi sering dianggap sebagai disrupsi karena ditengarai malah akan mengurangi jumlah potensi tenaga kerja sektor UMKM.
 
Terkait rekomendasi ITS, Rully Indrawan mengatakan pihaknya berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada ITS.
 
"Untuk selanjutnya, rekomendasi ini akan kami pelajari dan diselaraskan dengan program kementerian yang juga sudah memiliki peta jalan terkait digitalisasi UMKM," kata Rully.
 
Integrasi Offline dan Online
 
Sementara itu, Chairman International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Hermawan Kartajaya yang turut hadir pada pertemuan itu menilai rekomendasi ini bertujuan mempersiapkan UMKM agar tidak menganggap teknologi sebagai disrupsi. Sebaliknya, memanfaatkan digital demi mengembangkan bisnis lebih baik lagi.
 
"Sekarang ada online dan offline. Hadir di pasar secara offline, tapi di online juga ada, yang artinya mengintegrasikan dua hal berbeda. Itulah OMNI," ujar Hermawan Kartajaya.
 
Diharapkan melalui Kemenkop UKM, dokumen studi tersebut bisa menjadi pertimbangan serta diaplikasikan sebagai wujud sektor UMKM yang lebih maju dan terdigitalisasi.
 
Dalam studi tersebut dipaparkan, era UMKM 4.0 adalah bisnis yang sudah mengintegrasikan teknologi digital, seperti media sosial hingga yang lebih maju lagi seperti pemanfaatan internet of things (IoT).
 
Kehadiran platform marketplace yang merupakan akses satu pintu bagi UMKM dalam memasarkan produk-produknya juga menjadi kunci keberhasilan.
 
Dosen Teknik Industri ITS Arman Hakim Nasution menambahkan, dalam studi yang dilakukan UMKM pada era teknologi 4.0 terdapat empat unsur yang harus diperkuat, yaitu Teknoware, Humanware, Infoware, dan Organware.
 
Untuk mewujudkannya harus ada kolaborasi yang baik antara pemerintah, BUMN, perguruan tinggi dan swasta, termasuk di dalamnya marketplace.
 
Pemerintah dan semua pihak terkait harus mendorong UMKM memiliki literasi dalam konsep digitalisasi. "Jika UMKM ingin naik kelas, data digital bisa diolah menjadi decision dan ada wisdomnya. Bagaimana cara mengolahnya, itu juga kami paparkan," tutur Arman.
 
Arman pun mengingatkan bahwa manusia adalah mahluk sosial. Oleh karena itu digitalisasi juga harus memiliki sisi humaniora.
 
"Jadi, ada tiga literasi yang harus digabung agar UMKM bisa naik kelas pada era 4.0, yaitu literacy digital, data, dan humaniora," katanya.
 
(ROS)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif