medcom.id, Jakarta: Berkali-kali Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyindir kebijakan moneter Bank Indonesia. Kali ini dia menyindirnya dalam acara Pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI).
JK sapaan akrabnya, mengatakan tidak ada negara yang ingin maju di dunia dengan menerapkan bunga yang tinggi. Hal ini mengacu pada masih tingginya suku bunga acuan (BI rate) yang dipertahankan pada level 7,5 persen. Banyak negara bahkan menerapkan suku bunga rendah.
"Coba tunjukkan pada saya, semua negara dalam persaingan. Karena tidak mungkin terjadi persaingan yang tidak seimbang di lapangan yang sama. Apalagi di pasar ASEAN," kata JK, di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (4/12/2015) malam.
Namun dibandingkan dengan negara lainnya, Indonesia masih lebih tinggi dibanding Vietnam yang bunga acuannya lima persen. Begitu juga dengan Malaysia dan Thailand yang menerapkan suku bunga rendah.
"Bunga tinggi cuma di Brasil dan Turki, selebihnya di bawah kita. Kita harus cepat mengantisipasi, karena enggak ada cara lain untuk bersaing. Jika bunga naik, investasi turun. Itu yang menyedihkan kita semua untuk sama-sama berfikir di sini agar punya pikiran yang sama," ulasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan