medcom.id, Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meminta investor asal Singapura untuk bersabar sebelum meminta investasi di Batam. Saat ini pemerintah masih membenahi Batam apakah akan diterapkan sebagai Free Trade Zone (FTZ) atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko bidang Perekonomian Rizal Affandi Lukman mengatakan, usai pertemuan antara Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution dengan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Lim Hng Kiang, Singapura masih meminati Batam sebagai tujuan investasi.
"Ya tadi disampaikan mengenai upaya-upaya untuk kerja sama Batam. Tapi kan Batamnya sendiri lebih ke persoalan bagaimana menata Batam," ujar Rizal di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/3/2016).
Dirinya menambahkan, sejauh ini investor asal Singapura merupakan investor terbanyak di Batam. Namun demikian, pemerintah akan memperbaiki sistem investasi di Batam.
"Tapi itu dengan ada kebijakan tentu mereka akan menyesuaikan. Yang jelas, karena memang Singapura negara terdekat kita, jadi akan banyak investasi macam-macam," jelas dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan