CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra - - Foto: Medcom.id/ Eko Nordiansyah
CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra - - Foto: Medcom.id/ Eko Nordiansyah

Amartha Bakal Punya Produk Syariah

Ekonomi fintech Amartha Mikro Fintek
Eko Nordiansyah • 05 Februari 2020 23:08
Jakarta: PT Amartha Mikro Fintek berencana meluncurkan produk syariah tahun ini. Peluncuran produk tersebut untuk memenuhi permintaan pasar meski telah menjalankan prinsip pinjaman syariah.
 
"Tingginya antusiasme masyarakat pada produk syariah Amartha mendorong kami untuk segera meluncurkannya pada perayaan #Amartha10Tahun di April 2020," kata CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Untuk itu, Amartha mengangkat Dewan Pengawas Syariah (DPS) sebagai upaya memenuhi aspek dan kualitas pelaksanaan syariah pada produk syariah Amartha. Tiga tokoh ditunjuk yakni Euis Amalia, Endji Sunidja, dan Sopa sebagai DPS sesuai rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Islam (MUI).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


DPS Amartha merupakan sosok yang kompeten dan berpengalaman di bidang keuangan syariah. DPS berperan dalam hal pengawasan pada akad transaksi dan operasionalisasi produk syariah yang dilakukan oleh Amartha sehingga terpenuhinya aspek sharia compliance dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN.
 
Amartha merupakan fintech peer to peer lending (p2p lending) berdampak sosial yang fokus pada pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro di pedesaan. Saat ini Amartha mengantongi izin p2p lending konvensional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
 
"Dengan adanya keterlibatan DPS saat ini, Amartha telah terlegitimasi untuk memberikan layanan produk syariah dengan cara dan prinsip sesuai kaidah Syariah. Hingga saat ini, Insha Allah, produk, infrastruktur dan tim syariah Amartha telah siap. Tahapan selanjutnya kami akan segera mengajukan izin produk syariah kepada OJK," jelas dia.
 
DPS Amartha Euis Amalia menambahkan produk yang dikembangkan Amartha sangat bermanfaat bagi upaya pemberdayaan perempuan kurang mampu untuk memiliki kapasitas usaha sehingga ada peningkatan pada pendapatan mereka untuk kesejahteraan keluarga.
 
"Perempuan hanya perlu diberi sedikit kepercayaan dan pendampingan untuk bisa sukses. Terlebih saat ini Amartha memiliki produk syariah tentu bukan saja akan menghasilkan investasi yang menguntungkan tetapi juga memberikan keberkahan," ungkap Ketua Program Studi S3 Perbankan Syariah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif