Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes). MI/Ramdani.
Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes). MI/Ramdani.

AMMDes Pacu Produktivitas Masyarakat Desa

Ekonomi ekonomi indonesia AMMDes
Ilham wibowo • 15 April 2019 20:57
Tangerang: Kementerian Perindustrian (kemenperin) mengupayakan terus mendorong pemanfaatan dan pengembangan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) untuk produktivitas masyarakat desa. Kehadiran alat ini sejalan dengan fokus pemerintah dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.
 
“Kami mendorong upaya membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa yang diwujudkan melalui pendekatan untuk mengatasi ketimpangan dan mengembangkan potensi yang ada di pedesaan,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat membuka acara The 2nd AMMDes Summit and Exhibition di ICE BSD, Tangerang, Banten, Senin, 15 April 2019.
 
AMMDes secara resmi telah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo dan Menperin pada event Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018. AMMDes merupakan salah satu produk modernisasi yang masuk dalam program kerja Jokowi-JK.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena itu, diharapkan alat multifungsi ini dapat meningkatkan produktivitas sehingga dapat juga membawa kesejahteraan masyarakat,” ucap Airlangga.
 
Menurut Menperin alat untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat di pedesaan tersebut telah melalui berbagai tahapan pengembangan dan uji coba. Saat ini, AMMDes diproduksi massal oleh PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI).
 
PT KMWI memiliki kapasitas produksi sebanyak 3.000 unit per tahun dan rencananya perusahaan akan meningkatkan kapasitas terpasangnya menjadi 12 ribu unit per tahun di 2020.
 
“Komponen lokal AMMDes sudah lebih dari 70 persen. Untuk muatan penuhnya bisa mencapai 700 kg dan variasi kemiringan 20 hingga 30 derajat. AMMDes dilahirkan karena melihat infrastruktur atau jalan desa, sehingga dapat dimanfaatkan di jalan yang sangat ekstrim," paparnya.
 
Di samping terbukti mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, AMMDes juga telah diminati oleh negara-negara lain. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent antara PT Kreasi Mandiri Wintor Distributor sebagai perusahaan distribusi AMMDes-KMW dengan PT Repindo Jagad Raya tentang rencana ekspor 10 ribu unit AMMDes hingga 2023 ke 49 negara, termasuk beberapa negara di Asia Tenggara.
 
Pada kegiatan The 2nd AMMDes Summit juga dilakukan serah terima AMMDes Ambulance Feeder sebanyak dua unit dari PT. KMWI kepada United States Agency for International Development (USAID) untuk kebutuhan pelayanan kesehatan.
 
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto menjelaskan bahwa AMMDes mempunyai model dasar yang dilengkapi dengan flat deck dan fitur power take off (PTO). Mesin diesel yang digunakan pada model ini telah mengalami penyesuaian untuk mendapatkan performa yang lebih baik di medan off road dan berbukit.
 
Model ini juga mengaplikasikan sistem penggerak tunggal yang dirancang dengan kecepatan maksimal 30 km per jam. Kapasitas mesin silinder yang dimiliki sebesar 650 cc atau setara dengan 14 tenaga kuda (HP).
 
Dia menambahkan bahwa differential lock sebagai fitur pengunci roda belakang sehingga dapat bergerak secara bersamaan untuk menambah traksi saat melintasi jalan yang buruk. Pengembangan selanjutnya bisa dilakukan dengan dilengkapi alat pengolah air jernih dan air minum.
 
“Saat ini, AMMDes telah diproduksi massal dengan pengembangan aplikasi untuk pertanian, perkebunan, perikanan, kesehatan, dan tanggap darurat bencana,” ucapnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif