Isu di industri kelapa sawit rugikan Sinar Mas -- ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Isu di industri kelapa sawit rugikan Sinar Mas -- ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Isu Miring Industri Kelapa Sawit Rugikan Sinar Mas

Dian Ihsan Siregar • 26 Februari 2015 14:42
medcom.id, Bekasi: Sinar Mas Group menilai isu-isu miring yang menimpa industri kelapa sawit di mata dunia memiliki tujuan untuk menghancurkan komoditas tersebut. Sebab, industri kelapa sawit di dunia merupakan komoditas yang bagus, dibanding komoditas lainnya seperti minyak nabati.

"Mereka lempar isu-isu miring, kalau industri kelapa sawit bisa merusak lingkungan dan kesehatan, karena industri kelapa sawit sangat maju, dibanding industri minyak lainnya, seperti minyak nabati. Bahkan supermarket di Eropa ada label anti-CPO," kata Managing Director Sinar Mas Group, G Sulistiyanto, saat mendampingi jurnalis berkunjung ke Marunda Refinery, di Marunda Center International Warehouse & Industrial Estate, Bekasi, Kamis (26/2/2015).

Selain itu, langkah memusnahkan industri kelapa sawit tidak berhenti di situ, menurut Sulistiyanto, ada juga lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menyerukan industri kelapa sawit bisa memusnahkan orangutan yang jumlahnya sudah sedikit di hutan Indonesia. Menurut dia, hal tersebut tidak benar, karena industri kelapa sawit merupakan pendorong ekonomi dalam negeri.

"Jika industri kelapa sawit terganggu, ekonomi kita terganggu. Karena banyak petani kita yang akan tidak bekerja, jika kelapa sawit itu terganggu. Ini yang dikhawatirkan," tuturnya.

Dia menuturkan, untuk menghilangkan isu-isu miring ini di industri kelapa sawit sangat tidak mudah, karena membutuhkan data-data yang valid untuk memberi penjelasan bagi duta-duta besar Indonesia yang ada di negara lain.

Selain memberikan data, asosiasi di sektor kelapa sawit juga sering memberikan edukasi. Agar mindset negatif terkait industri kelapa sawit bisa dihapus dari pikiran masyarakat luas yang ada di dalam maupun luar negeri.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan