NEWSTICKER
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. FOTO: MI/ANDRI WIDIYANTO
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. FOTO: MI/ANDRI WIDIYANTO

Mentan Lepas Ekspor Pertanian Sumut Senilai Rp79 Miliar

Ekonomi pertanian kementerian pertanian
Antara • 21 Februari 2020 11:01
Medan: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan pelepasan ekspor 28 hasil pertanian senilai Rp79 miliar dari Sumut menunjukkan peluang ekspor sektor pertanian masih sangat besar. Diharapkan ekspor semacam ini bisa terus meningkat di masa-masa yang akan datang.
 
"Potensi yang besar itu ditandai juga dengan masih bisanya ekspor sarang burung walet ke RRT (Republik Rakyat Tingkok) di tengah negara itu dilanda virus korona," ujarnya. di Kawasan Industri Medan (KIM) Deliserdang, Sumut, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 21 Februari 2020.
 
Sebanyak 28 komoditas yang telah mendapat sertifikasi ekspor Karantina Pertanian dan siap di ekspor terdiri dari sub sektor perkebunan, hortikultura, peternakan, tanaman pangan dan juga komoditas kehutanan. Potensi yang besar itu juha ditandai ada tren ekspor sektor.pertanian yang meningkat meski ada gangguan ekonomi secara global.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semua kondisi itu menunjukkan bahwa sektor pertanian yang memang merupakan kebutuhan manusia masih sangat berpotensi besar," ujarnya.
 
Indonesia seperti Sumut yang kaya dengan hasil dan potensi pertanian harus benar-benar memanfaatkan peluang itu. Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil menyebutkan berdasarkan data dari Karantina Pelabuhan Belawan, periode Oktober 2019-Februari 2020 ada ekspor senilai Rp6 triliun.
 
Jumlah terbanyak.masih dari sub sektor perkebunan Rp5,924 triliun, hortikultura Rp125, 240 miliar, tanaman pangan Rp19,480 miliar, dan peternakan Rp11, 202 miliar. "Karantina dengan tugas dan fungsinya mendukung ekspor hasil pertanian," katanya
 
Dia menegaskan, sesuai arahan Mentan untuk mendorong ekspor, selain memperkuat sistem penyelenggaraan perkarantinaan, Balai Karantina juga menyiapkan terobosan dan inovasi layanan ekspor. Penggunaan teknologi informasi, penguatan sinergisitas serta diplomasi pertanian menjadi bagian yang tidak terpisahkan guna mencapai target nilai ekspor tiga kali lipat.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif