medcom.id, Jakarta: Menteri Koordinator bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution mengakui, industri farmasi dalam negeri masih memiliki ketergantungan bahan baku impor yang cukup tinggi. Namun demikian, perkembangan industri tersebut cukup bagus dalam beberapa tahun belakangan.
"Itu memang impornya tinggi, tetapi ini adalah industri yang perkembangannya bagus dalam beberapa tahun terakhir," ujar dia di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2015) malam.
Oleh karena itu, pemerintah akan menyiapkan regulasi guna mendorong pengembangan industri farmasi mulai dari penyediaan baku hingga hilirisasi industri tersebut.
"Sehingga kita harus menyusun bukan hanya industri hilirnya, tapi bagimana bahan baku di hulunya," jelas Darmin.
Dirinya menambahkan, di beberapa negara bahan baku industri farmasi memang dipenuhi regulasi yang ketat. Sehingga, pemerintah perlu mencari cara jitu mengembangkan industri farmasi.
"Karena itu memang area yang terus terang saja, sangat high regulated di negara-negara lain. Kita harus mencari cara mengembangkannya bagaimana. Kalau tanya apa, kita belum sampai ke situ," tutup Darmin.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan