Alasan REI Minta Perizinan Properti Dipermudah
Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)
Jakarta: Real Estat Indonesia (REI) meminta pemerintah memberikan kemudahan perizinan pengembangan properti menyusul tekanan yang dialami industri tersebut akibat kenaikan suku bunga acuan dan tingginya nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD). Permintaan itu guna meningkatkan permintaan properti di Tanah Air.

"Saat ini industri tidak bisa bergerak lagi, kami berharap bersama-sama dengan pemerintah dapat memajukan industri ini," kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat REI Soelaeman Soemawinata, dalam Rakerda REI DKI, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat, 23 November 2018.

Ia mengatakan terdapat tiga indikator properti bisa bertumbuh. Pertama, margin yang dimiliki harus mampu memenuhi eskalasi biaya overhead. Kedua, margin yang ada harus mampu mendukung investasi proyek-proyek baru. Ketiga, margin yang ada harus mampu membayar kredit perbankan.

Namun dengan perlambatan di sektor industri properti membuat indikator pertama dan kedua sulit untuk dapat dipenuhi. Untuk itu, perlu ada upaya agar memperbaiki persoalan tersebut agar geliat industri properti bisa terus terjadi.

"Bahkan saya mendengar dalam kurun waktu tiga sampai empat tahun belakangan ini sudah ada karyawan properti yang tidak lagi menerima bonus, kenaikan gaji, dan lain-lain, kemudian banyak yang tidak reinvestasi lagi serta lebih memilih memanfaatkan aset yang masih dimiliki," ujar Soelaeman.

Senada dengan Ketum DPP REI, Ketum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) REI DKI Jakarta Amran Nukman berharap kebijakan Online Single Submission (OSS) pemerintah dapat memangkas semua sistem perizinan yang rumit bagi pengembang.

"Kita butuh percepatan, sehingga perlu dilakukan pencabutan perda, pergub, ataupun SK yang selama ini dianggap bisa menghambat terlaksananya OSS," pungkasnya.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id