Maket Jembatan Selat Sunda. Antara/Indrianto Eko Suwarso
Maket Jembatan Selat Sunda. Antara/Indrianto Eko Suwarso

Pembangunan JSS Terancam Batal, Apa Proyek Penggantinya?

Suci Sedya Utami • 08 November 2014 12:44
medcom.id, Jakarta: Pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo nampaknya akan menunda untuk melanjutkan bahkan menghentikan pembangunan megaproyek Jembatan Selat Sunda (JSS). Karena dinilai tidak sesuai dengan visi pemerintah yang akan mengembangkan sektor maritim.

"Tidak dibatalkan tapi ditunda. Belum saatnya sekarang," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono di Jakarta, seperti dikutip Sabtu (8/11/2014).

Basuki mengatakan, pemerintah saat ini akan lebih fokus membangun infrastruktur yang dapat memperkecil ketimpangan sosial yang saat ini angkanya mencapai 0,41 persen.

"Sudah dijelaskan, belum saatnya dibangun karena visi kita sekarang membangun Indonesia dari pinggitan dan akan memperkecil ketimpangan antar wilayah," ucap Basuki

Sekarang ini, kata dia keadaan sekarang sangat timpang. Pertumbuhan di Pulau Jawa lebih besar yakni mencapai 60 persen, sementara Pulau Sumatera dan Wilayah Timur masing-masing 20 persen.

"Ini kalau dibangun Jembatan Selat Sunda, makin meningkat makin timpang (pembangunan di wilayah) Timur. Untuk saat ini kita prioritaskan ke timur. Kalimantan dan Sulawesi itu sudah bergerak lah," tukasnya.

Bukan hanya itu, Basuki menilai daerah Selat Sunda memiliki pelayaran dan penyebarangan yang ramai sehingga akan menunjukkan ikon kita sebagai negara maritim.

"Melayani penyebarangan akan lebih baik. Sehingga kita bisa menunjukkan kepada masyarakat kita, kepada dunia, kita negara maritim sehingga dapat mengelola penyeberangan lebih baik," tuturnya.

Lebih lanjut, sebagai proyek pengganti pemerintah akan menitikberatkan dengan membangun terminal-terminal pelabuhan dan meremajakan kapal-kapal roro.

"Terminal-terminal diperbaiki, roronya diremajakan dan diperbanyak sehingga penyebarangan dapat baik. Dalam rangka tol laut, untuk deep sea port, internatonal hub dan sebagainya. Perbaikan di sisi terminal," pungkasnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(WID)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan