Pelantikan Menkeu Suahasil Nazara. Foto: Istimewa.
Pelantikan Menkeu Suahasil Nazara. Foto: Istimewa.

Rekam Jejak Suahasil Nazara Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal jadi Menteri Keuangan RI

Arif Wicaksono • 14 September 2026 16:51
Ringkasnya gini..
  • Nama Suahasil Nazara memiliki rekam jejak panjang dalam pengelolaan kebijakan ekonomi dan keuangan negara. Sebelum menduduki posisi Menteri Keuangan, ia dikenal sebagai akademisi ekonomi yang aktif memberikan kontribusi dalam perumusan kebijakan publik.
  • Sebagai Wakil Menteri Keuangan, Suahasil beberapa kali menyampaikan pandangannya mengenai ketahanan APBN di tengah ketidakpastian ekonomi global
Jakarta: Nama Suahasil Nazara memiliki rekam jejak panjang dalam pengelolaan kebijakan ekonomi dan keuangan negara. Sebelum menduduki posisi Menteri Keuangan, ia dikenal sebagai akademisi ekonomi yang aktif memberikan kontribusi dalam perumusan kebijakan publik. 

Pengalamannya di lingkungan pemerintahan dan Kementerian Keuangan menjadikannya salah satu figur yang memiliki pemahaman mendalam mengenai kebijakan fiskal Indonesia.
 

Baca juga: Kemenkeu Buka Lowongan Magang Reguler Periode II 2026: Tersedia 364 Formasi, Cek Syarat dan Cara Daftar


Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Ia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia dan menyelesaikannya pada 1994. Pendidikan akademiknya kemudian berlanjut ke Amerika Serikat, dengan meraih gelar Master of Science dari Cornell University pada 1997 dan gelar Doctor of Philosophy (PhD) dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003.

Karier Suahasil di dunia akademik dimulai sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada 1999. Bidang keilmuan ekonomi yang ditekuni membawanya pada berbagai tanggung jawab akademik, termasuk sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi, Kepala Lembaga Demografi, dan Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI.

Pada 2009, Suahasil meraih jabatan Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi. Pengalaman tersebut memperkuat posisinya sebagai akademisi yang tidak hanya berkutat pada teori ekonomi, tetapi juga terlibat dalam berbagai pembahasan mengenai persoalan pembangunan, kemiskinan, desentralisasi fiskal, dan tata kelola pemerintahan.

Keterlibatan Suahasil dalam perumusan kebijakan publik semakin luas ketika ia menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009 hingga 2011. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah pada periode 2009–2015.

Selain itu, Suahasil tercatat pernah menjadi Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada 2010 hingga 2015. Pengalaman tersebut mempertemukannya dengan berbagai persoalan pembangunan dan kebijakan sosial yang membutuhkan koordinasi lintas lembaga.

Pada 2013–2014, Suahasil juga menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional. Keterlibatannya dalam forum tersebut memperluas pengalaman di bidang analisis ekonomi nasional serta pembahasan berbagai tantangan yang dihadapi perekonomian Indonesia.

Langkah penting dalam karier pemerintahan Suahasil terjadi pada 6 Februari 2015, ketika ia mulai menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. Lembaga tersebut memiliki peran strategis dalam menyiapkan dan merumuskan rekomendasi kebijakan fiskal bagi pemerintah.

Setelah menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas, Suahasil dilantik sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal definitif pada 31 Oktober 2016. Posisi ini memberinya pengalaman langsung dalam mengelola kajian serta merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan anggaran negara, penerimaan, belanja, dan berbagai instrumen fiskal.

Mendampingi Sri Mulyani 

Pengalaman di Badan Kebijakan Fiskal menjadi bekal penting bagi Suahasil ketika Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 2019. Ia dilantik pada 25 Oktober 2019 untuk mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Kabinet Indonesia Maju.

Dalam posisi tersebut, Suahasil terlibat dalam pelaksanaan berbagai agenda Kementerian Keuangan, termasuk penguatan pengelolaan APBN, koordinasi kebijakan fiskal, dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas kementerian. Perannya juga berlanjut dalam menghadapi perubahan kondisi ekonomi serta tantangan pengelolaan keuangan negara.

Pada 21 Oktober 2024, Suahasil kembali dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pengangkatan kembali itu menandai keberlanjutan perannya dalam membantu Menteri Keuangan menjalankan tugas dan fungsi kementerian.

Sebagai Wakil Menteri Keuangan, Suahasil beberapa kali menyampaikan pandangannya mengenai ketahanan APBN di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pada September 2026, ia menekankan pentingnya sinergi kebijakan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, dan Danantara untuk menjaga stabilitas serta memperkuat perekonomian nasional.

Pandangan Suahasil mengenai kebijakan fiskal juga mencakup agenda pembangunan jangka panjang. Ia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur, transformasi digital, dan pengembangan sektor produktif merupakan bagian penting dari strategi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dengan latar belakang akademik, pengalaman dalam perumusan kebijakan fiskal, serta masa kerja di jajaran pimpinan Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara memiliki pengalaman yang relevan untuk memahami kompleksitas pengelolaan keuangan negara. Kendati demikian, apabila dikaitkan dengan wacana pergantian Menteri Keuangan, penunjukan resmi, mandat, dan arah kebijakan baru tetap perlu merujuk pada keputusan Presiden serta pengumuman pemerintah yang sah.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan