Salahs atu pemungut pajak digital, Tokopedia, - - Foto: dok Tokopedia
Salahs atu pemungut pajak digital, Tokopedia, - - Foto: dok Tokopedia

Bukalapak, Tokopedia, hingga Blibli Resmi Ditunjuk sebagai Pemungut Pajak Digital

Ekonomi ditjen pajak tokopedia bukalapak Pajak Digital PPN
Eko Nordiansyah • 17 November 2020 13:43
Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) telah menunjuk 10 perusahaan sebagai pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas barang dan jasa digital yang dijual kepada pelanggan di Indonesia. Total pemungut pajak digital yang telah ditunjuk pemerintah mencapai 46 badan usaha.
 
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan dengan penunjukan ini maka sejak 1 Desember 2020 para pelaku usaha tersebut akan mulai memungut PPN atas produk dan layanan digital yang mereka jual kepada konsumen di Indonesia.
 
"Jumlah PPN yang harus dibayar pelanggan adalah 10 persen dari harga sebelum pajak, dan harus dicantumkan pada kuitansi atauinvoiceyang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 17 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sepuluh pelaku usaha yang ditunjuk adalah Cleverbridge AG Corporation, Hewlett-Packard Enterprise USA, Softlayer Dutch Holdings B.V. (IBM), PT Bukalapak.com, PT Ecart Webportal Indonesia (Lazada), PT Fashion Eservices Indonesia (Zalora), PT Tokopedia, PT Global Digital Niaga (Blibli.com), Valve Corporation (Steam), dan beIN Sports Asia Pte Limited.
 
Hestu menjelaskan pihaknya terus mengidentifikasi dan aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan lain yang menjual produk digital luar negeri ke Indonesia. Dalam hal ini DJP melakukan sosialisasi dan mengetahui kesiapan mereka sehingga jumlah pelaku usaha yang ditunjuk sebagai Pemungut PPN produk digital akan terus bertambah.
 
"Khusus untuk marketplace yang merupakan Wajib Pajak dalam negeri yang ditunjuk sebagai pemungut, maka pemungutan PPN hanya dilakukan atas penjualan barang dan jasa digital oleh penjual luar negeri yang menjual melaluimarketplacetersebut," ungkap dia.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif