Ilustrasi ruang sidang DPR. (FOTO: MI/SUSANTO)
Ilustrasi ruang sidang DPR. (FOTO: MI/SUSANTO)

Komisi XI Minta Kenaikan ATBI di Bawah 10%

Eko Nordiansyah • 17 Desember 2015 09:34
medcom.id, Jakarta: Rapat persetujuan Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) 2016 antara BI dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya berakhir buntu. Para anggota Komisi XI meminta BI lebih merampingkan postur anggaran untuk tahun depan yang mengalami kenaikan 20,12 persen menjadi Rp10,3 triliun.

Ketua Komisi XI Fadel Muhammad mengatakan, permasalahan anggaran BI memang menjadi perdebatan yang panjang. Komisi XI menilai bahwa beberapa tugas BI sudah pindah ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga kenaikan anggaran diminta tidak terlalu besar.

"Ada biaya operasional naik 28 persen, rata-rata kenaikannya mencapai 20,19 persen. Teman-teman fraksi berpendapat bahwa kenapa mesti naik begitu besar semangat yang ada di sini itu kalau boleh di bawah 10 persen," kata dia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/12/2015) malam.

Dirinya menambahkan, para anggota Komisi XI berharap BI dapat melaksanakan beberapa hal terkait anggaran tahun depan. Di antaranya adalah melakukan penyesuaian kembali anggaran sesuai aspirasi fraksi.

"Rasionalisasi, apa yang perlu apa yang enggak perlu. Kalau itu menyangkut kepentingan rakyat itu perlu dinaikan lagi anggarannya, yang mereka jajakan terlalu kecil," jelas dia.

Oleh sebab itu, rapat persetujuan ATBI yang berjalan alot harus berlangsung hingga pukul 12 malam. Akhirnya, rapat diputuskan akan dilanjutkan hari ini yang rencananya akan dimulai pada pukul 21.30 WIB.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan