Jakarta: President of Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) Shinta Kamdani menyebutkan Indonesia memerlukan pembiayaan sebesar USD4,7 triliun untuk dapat mencapai target pembangunan berkelanjutan (SDGs) pada 2030.
"Tapi angka ini sebelum adanya covid-19, sehingga kemungkinan akan bertambah karena adanya pandemi ini," kata Shinta, dikutip dari Antara, Selasa, 27 Juli 2021.
Menurut dia, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan erat kaitannya dengan berbagai pembenahan pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Namun, lanjut dia, pembangunan Indonesia masih cenderung berfokus pada pemulihan ekonomi dan sosial, padahal aspek lingkungan merupakan fondasi utama yang harus ditingkatkan untuk pembangunan sosial dan ekonomi.
"Lingkungan yang sehat akan mempengaruhi kualitas kesehatan, akses pendidikan yang layak, ketimpangan, dan banyak hal lainnya," ujar Shinta.
Apalagi, ia menyebutkan, sejak 2019, capaian indikator kesehatan di Tanah Air masih termasuk aspek yang membutuhkan perhatian khusus. Oleh karena itu, aspek lingkungan yang sehat harus menjadi perhatian seluruh pemangku kebijakan untuk mencapai target pembangunan berkelanjutan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan