medcom.id, Jakarta: Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta memperkirakan, inflasi pada September 2016 akan tetap terkendali. Hal ini tidak terlepas dari capaian inflasi di Agustus 2016 sebesar 0,01 persen (mtm) atau turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yaitu 0,64 persen (mtm).
"Memerhatikan pola pergerakan harga-harga di pasar, tekanan inflasi pada September 2016 diprakirakan akan tetap terkendali," kata Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Doni P Joewono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (2/9/2016).
Sementara itu, adanya perayaan Idul Adha yang jatuh pada 12 September 2016, diperkirakan tidak akan memberikan tekanan yang berarti pada laju inflasi September 2016. Ini sebagaimana pola historisnya dalam beberapa tahun sebelumnya.
"Walau demikian, hujan berkepanjangan yang disebabkan oleh La Nina perlu diwaspadai karena dapat mengganggu pasokan pangan ke Ibu Kota," jelas dia.
Untuk itu, penguatan koordinasi BI dan Pemerintah Provinsi DKI serta BUMD di bidang pangan melalui TPID perlu terus digalakkan untuk mencapai inflasi yang rendah dan stabil pada 2016. Berbagai program TPID harus selaras dengan program-program kerja di masing-masing SKPD dan instansi terkait lainnya, terutama yang menyangkut ketahanan pangan dan kelancaran distribusi pangan.
"Koordinasi yang baik juga sangat diperlukan dalam sinkronisasi kebijakan, yang didukung dengan komitmen yang kuat dari berbagai pihak dalam menjalankan Roadmap Pengendalian Inflasi Jakarta. Tercapainya kestabilan inflasi akan mendorong pembangunan ekonomi Jakarta secara keseluruhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan