Jakarta: Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis pagi. Tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global.
Berdasarkan pemantauan data pasar finansial Investing pada Kamis, 13 Agustus 2026 pada pukul 09.22 WIB, rupiah melemah 0,07 persen atau 13,1 poin terhadap dolar AS ke level Rp17.878,1 per USD.
Sementara itu, data Yahoo Finance menunjukkan Indeks Dolar AS (DXY) berada di level 99,99. Meskipun mengalami penurunan tipis sebesar 0,02 persen, posisi dolar AS masih bertahan di level yang cukup tinggi.
Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih dipengaruhi oleh kondisi pasar global, terutama pergerakan dolar AS. Mata uang AS tersebut masih menjadi acuan bagi pelaku pasar dalam mencermati arah pergerakan mata uang di berbagai negara.
Di sisi lain, rupiah tercatat menguat terhadap ringgit Malaysia. Data Yahoo Finance menunjukkan mata uang Ringgit Malaysia turun 0,06 persen ke level Rp4.372,3 per MYR.
Perbedaan pergerakan tersebut menunjukkan tekanan terhadap rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh dinamika dolar AS dibandingkan mata uang regional lainnya.
Pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati berbagai perkembangan ekonomi global yang dapat memengaruhi arah pergerakan nilai tukar dalam beberapa waktu ke depan.
(Ellen Octovia Suherman)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan