Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis pada perdagangan Jumat pagi, 30 Oktober 2026. Penguatan rupiah terjadi di tengah pelemahan indeks dolar AS dan harga emas dunia.
Berdasarkan data perdagangan valuta asing Investing pada pukul 09.28 WIB, rupiah berada di level Rp18.105 per USD. Posisi tersebut menguat 20 poin atau sekitar 0,11 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Penguatan rupiah sejalan dengan pelemahan Indeks Dolar AS (DXY) sebesar 0,301 poin atau 0,30 persen ke posisi 101,590.
Di kawasan Asia, rupiah juga menguat terhadap sejumlah mata uang. Baht Thailand melemah 0,15 persen terhadap rupiah ke level Rp536,92. Yuan China turun 0,10 persen ke posisi Rp2.718,84, sedangkan won Korea Selatan melemah tipis 0,01 persen ke level Rp13,53.
Namun, rupiah masih mengalami tekanan terhadap beberapa mata uang lainnya. Rupiah melemah terhadap mata uang Ringgit Malaysia yang menguat 0,18 persen terhadap rupiah ke posisi Rp4.473,68.
Dolar Singapura juga naik tipis 0,01 persen ke level Rp14.164,45. Sementara itu, yen Jepang menguat 0,01 persen ke posisi Rp114,97. Adapun euro bergerak relatif stagnan di level Rp20.218.
Di pasar komoditas, harga emas dunia turut mengalami pelemahan. Harga emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar AS (XAU/USD) terkoreksi 15,99 poin atau 0,40 persen ke posisi USD4.005,40 per troy ons.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan