IHSG pagi ini dibuka melemah 15,34 poin atau 0,24 persen ke level 6.390,35. Pelemahan juga terjadi pada saham-saham unggulan. Indeks LQ45 turun 2,47 poin atau 0,39 persen ke posisi 630,08.
Pergerakan IHSG hari ini menjadi perhatian pasar setelah pada perdagangan sebelumnya indeks ditutup turun 1,48 persen ke level 6.405,69. Tekanan jual terutama terjadi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar, termasuk BBRI, BRPT, dan AMMN.
Selain aksi jual, investor juga mengambil sikap wait and see menjelang aksi demonstrasi yang berlangsung pada 27 Agustus. Kondisi keamanan dan perkembangan situasi sepanjang aksi diperkirakan menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pelaku pasar.
IHSG Berpotensi Bergerak Mixed hingga Negatif
Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak mixed to negative dengan support 6.340-6.300 dan resistance 6.455-6.550."Secara teknikal, IHSG membentuk Evening Star setelah gagal menembus resistance trendline, sehingga berpotensi menguji MA20 di 6.340. Selama MA20 bertahan, struktur bullish jangka pendek masih terjaga," jelasnya dalam riset harian, Kamis, 27 Agustus 2026.
Tim riset juga menjelaskan, katalis utama selanjutnya adalah aksi demonstrasi 27 Agustus.
"Kondisi aksi dan stabilitas keamanan akan menjadi perhatian utama investor; apabila berlangsung kondusif, tekanan terhadap IHSG berpotensi bersifat sementara, namun eskalasi dapat meningkatkan risk-off dan volatilitas pasar," katanya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda