Ilustrasi inovasi penyaluran kredit  - - Foto: Medcom
Ilustrasi inovasi penyaluran kredit - - Foto: Medcom

Inovasi Credit Scoring Bisa Percepat Penyaluran Kredit

Ekonomi Kredit Fintech pinjaman uang online
Husen Miftahudin • 06 Januari 2021 12:01
Jakarta: Penyaluran kredit di Indonesia sepanjang 2020 mengalami perlambatan. Hal tersebut imbas tekanan pandemi, kesenjangan (gap) antara kebutuhan kredit masyarakat serta penyaluran dana dari institusi keuangan.
 
Dari 260 juta populasi penduduk Indonesia, penetrasi kartu kredit baru berada pada angka 3,2 persen. Salah satu tantangan terbesar dalam penyaluran kredit adalah terbatasnya riwayat kredit individu.

 
"Misalnya, pemilik usaha informal yang tidak memiliki pembukuan atau karyawan muda yang baru memulai karirnya sehingga sulit mendapatkan kredit dari lembaga pembiayaan konvensional," ucap Chief Data Officer Kredivo Paramananda Setyawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 6 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Paramananda melanjutkan salah satu yang menjadi kunci dalam menjembatani kredit gap di Indonesia hingga mampu mempercepat penyaluran kredit adalah dengan mengembangkan penilaian credit scoring (skor kredit) melalui inovasi dan peningkatan variasi data penilaian.
 
"Kehadiran fintech lending lantas membawa angin segar. Melalui teknologi, sistem skor kredit yang dimiliki fintech lending mampu menganalisa profil calon peminjam secara lebih cepat, efisien, komprehensif, dan mengurangi kebiasan data," ujar dia.
 
Menurutnya, teknologi sistem skor kredit yang dimiliki fintech lending berdampak pada peningkatan kelayakan kredit sehingga mampu memperluas akses kredit bagi masyarakat, dengan proses pengajuan kredit yang lebih mudah dan cepat. Pun demikian halnya yang dilakukan Kredivo yang merangkul pengguna dengan histori kredit terbatas dan tidak terjamah institusi keuangan konvensional.
 
"Adopsi machine learning menggunakan kombinasi data tradisional dan data alternatif memungkinkan kami menganalisis skor kredit pengguna dengan metrik setaraf bank, dalam waktu yang lebih cepat dan efisien. Alternatif ini dapat menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan gap kredit di Indonesia," paparnya.
 
Hingga kini, credit scoring Kredivo telah menilai kelayakan kredit lebih dari 500 ribu pengguna tiap bulannya serta mampu menyalurkan kredit bagi lebih dari dua juta pengguna atau 25 persen dari basis pengguna kartu kredit saat ini. "Bahkan, lebih dari 60 persen dari total pengguna tersebut mendapatkan akses kredit pertamanya melalui Kredivo," pungkas Paramananda.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif