Gedung Bank Mandiri. Foto: Dokumen Bank Mandiri
Gedung Bank Mandiri. Foto: Dokumen Bank Mandiri

Cuan! Dividen Bank Mandiri Rp66 per Saham Cair

Annisa ayu artanti • 03 Oktober 2026 10:43
Ringkasnya gini..
  • Bank Mandiri membayar dividen interim Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham pada 2 Oktober 2026.
  • Total dividen Bank Mandiri sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.
  • Hingga Agustus 2026, kredit Bank Mandiri tumbuh 17,6 persen menjadi Rp1.592 triliun.
Jakarta: Ada kabar buat pemegang saham Bank Mandiri. Perseroan baru saja membagikan dividen interim Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham. Menariknya, dividen ini dibayarkan tepat di hari ulang tahun Bank Mandiri yang ke-28.

Pembayaran dilakukan pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kalau ditotal dengan dividen tahun buku 2025 yang sudah dibagikan sebelumnya, uang yang dibayarkan Bank Mandiri kepada pemegang saham sepanjang 2026 mencapai Rp50,63 triliun.

Dengan pembayaran ini, total dividen Bank Mandiri sepanjang kalender 2026 mencapai sekitar Rp50,63 triliun. Jumlah tersebut terdiri atas dividen tahun buku 2025 sebesar Rp44,47 triliun dan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun.

“Pembayaran dividen interim yang bertepatan dengan HUT ke-28 Bank Mandiri menjadi momen bagi kami untuk mengapresiasi kepercayaan para pemegang saham, termasuk investor ritel,” ujar Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini dalam keterangan resminya dikutip pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
   

Kinerja Bank Mandiri hingga Agustus 2026

Pembagian dividen tersebut datang di tengah kinerja bisnis Bank Mandiri yang masih tumbuh.

Secara bank only, penyaluran kredit hingga Agustus 2026 mencapai Rp1.592 triliun. Angka itu tumbuh 17,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dana pihak ketiga (DPK) juga naik 17,6 persen menjadi Rp1.687 triliun. Sementara total aset mencapai Rp2.358 triliun, tumbuh 20,7 persen secara tahunan.

Bukan cuma kredit dan aset yang naik. Laba bersih Bank Mandiri hingga Agustus 2026 tercatat Rp37,5 triliun, atau tumbuh 22,3 persen secara tahunan.

NPL Bank Mandiri Tetap 1 Persen

Di tengah pertumbuhan tersebut, kualitas aset Bank Mandiri juga masih terjaga. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross tercatat 1 persen dengan coverage to NPL sebesar 240,6 persen.

Angka tersebut menjadi salah satu indikator yang menunjukkan ekspansi kredit tetap dibarengi dengan pengelolaan risiko dan prinsip kehati-hatian.

Novita mengatakan Bank Mandiri ingin pertumbuhan bisnisnya tidak hanya tercermin dari angka kinerja, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Di usia ke-28, kami ingin pertumbuhan Bank Mandiri terus memberikan hasil yang dirasakan oleh seluruh masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap Bank Mandiri. Semangat ‘Tumbuh Bersama Majukan Indonesia’ kami wujudkan dengan menjaga kinerja, meningkatkan layanan bagi nasabah, dan memperluas kontribusi bagi perekonomian nasional dan wujud apresiasi kepada para pemegang saham,” tutur Novita.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan