Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Angin Segar dari Wall Street, Kerek IHSG Menguat

Annisa ayu artanti • 05 Agustus 2026 09:26
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026, di zona hijau. Penguatan bursa domestik sejalan dengan reli pasar saham Amerika Serikat (AS) yang kembali mencetak rekor tertinggi, ditambah derasnya aliran dana asing ke pasar modal Indonesia.
 
Pada pembukaan perdagangan, IHSG naik 18,98 poin atau 0,30 persen ke level 6.338,59. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 ikut menguat 1,25 poin atau 0,20 persen ke posisi 636,46.

Wall Street Cetak Rekor Baru, Jadi Sentimen Positif IHSG

Sentimen utama yang menopang IHSG datang dari bursa saham Amerika Serikat. Wall Street kembali mencatatkan reli kuat pada perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026 waktu setempat.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 sama-sama mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high), sedangkan Nasdaq Composite juga menguat tajam. Dow Jones naik 1,71 persen, S&P 500 menguat 1,79 persen, dan Nasdaq Composite melonjak 2,59 persen.
 
Baca juga: IHSG Naik Lagi, Simak Proyeksi Pergerakan Saham dan Sentimen Pasar Hari Ini

Penguatan tersebut dipicu laporan keuangan emiten yang lebih baik dari perkiraan pasar serta melemahnya harga minyak dunia setelah muncul harapan penyelesaian diplomatik konflik Iran.

Kondisi tersebut meningkatkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi global dan mendorong minat pada aset berisiko, termasuk pasar saham negara berkembang seperti Indonesia.

Investor Asing Masih Gencar Borong Saham Perbankan

Dalam riset harian BNI Sekuritas dijelaskan selain sentimen global, IHSG juga memperoleh dukungan dari derasnya aliran dana asing.
 
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,37 persen disertai net buy asing sekitar Rp741 miliar. Saham yang paling banyak diborong investor asing antara lain BBCA, BMRI, BBRI, MDKA, dan BBNI
 
Masuknya dana asing tersebut menjadi indikasi kepercayaan investor terhadap prospek pasar modal Indonesia di tengah membaiknya sentimen global.
 
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, secara teknikal, peluang penguatan IHSG masih terbuka apabila mampu bertahan di atas area support.
 
Adapun level yang perlu dicermati investor meliputi support 6.220-6.260 dan resistance 6.360-6.400
 
"IHSG berpeluang untuk melanjutkan kenaikan hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan