IHSG. Foto: MI.
IHSG. Foto: MI.

IHSG Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Mayoritas Bursa Asia

Arif Wicaksono • 03 Agustus 2026 09:43
Ringkasnya gini..
  • Pada awal sesi, IHSG naik 4,10 poin atau 0,07 persen ke level 6.240,22.
  • Dari dalam negeri, sentimen positif masih menopang pergerakan IHSG. Indeks berhasil mencatatkan rebound selama dua hari berturut-turut dengan dukungan arus dana asing (foreign inflow) sebesar Rp65,3 miliar di pasar reguler.

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin (3/8/2026), meski sebagian besar bursa saham Asia bergerak di zona merah. Pada awal sesi, IHSG naik 4,10 poin atau 0,07 persen ke level 6.240,22.

Penguatan IHSG terjadi ketika tekanan masih membayangi sejumlah pasar saham utama di Asia. Bursa Korea Selatan menjadi yang mengalami pelemahan paling dalam, disusul Jepang, Tiongkok, dan Hong Kong.
 

Baca juga: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 6.219, Simak Sentimen dan Rekomendasi Saham

Indeks KOSPI Korea Selatan merosot 277,47 poin atau 4,21 persen ke posisi 6.317,98. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang turun 948,02 poin atau 1,47 persen menjadi 63.414,00.

Di Tiongkok, indeks Shanghai Composite melemah 0,67 persen ke level 3.806,64. Adapun indeks Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,12 persen menjadi 25.853,50.

Berbeda dengan Asia Timur, mayoritas bursa di Asia Tenggara justru mencatatkan penguatan. Indeks SET Thailand memimpin kenaikan dengan menguat 1,60 persen ke level 1.623,64, diikuti PSEi Filipina yang naik 0,93 persen ke posisi 6.294,37.

Sementara itu, indeks Vietnam (VNI) menguat 0,10 persen menjadi 1.737,57 dan FTSE Bursa Malaysia KLCI naik tipis 0,06 persen ke level 1.726,00. Adapun indeks Straits Times Singapura menjadi satu-satunya bursa utama di kawasan yang bergerak di zona merah setelah turun 0,40 persen.

Dari dalam negeri, sentimen positif masih menopang pergerakan IHSG. Indeks berhasil mencatatkan rebound selama dua hari berturut-turut dengan dukungan arus dana asing (foreign inflow) sebesar Rp65,3 miliar di pasar reguler. Sepanjang Juli 2026, IHSG juga membukukan kenaikan 10,51 persen setelah sebelumnya mengalami pelemahan bulanan selama enam bulan berturut-turut.

Selain itu, data makroekonomi turut memberikan katalis positif. Aktivitas manufaktur Indonesia kembali memasuki fase ekspansi setelah Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur naik ke level 50,2 pada Juli 2026 dari 46,9 pada Juni. Peningkatan tersebut didorong oleh kembali tumbuhnya volume produksi untuk pertama kalinya sejak Februari 2026, meski permintaan ekspor masih mengalami kontraksi selama lima bulan beruntun.

Ajaib Sekuritas menilai sentimen pemulihan aktivitas manufaktur dan berlanjutnya aliran dana asing berpotensi menjadi penopang pergerakan IHSG dalam jangka pendek. Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati dinamika bursa global, termasuk perkembangan ekonomi dan geopolitik, yang masih berpotensi memicu volatilitas.
 
Secara teknikal, Ajaib Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 6.200–6.300 pada perdagangan hari ini dengan peluang melanjutkan penguatan apabila mampu bertahan di atas level support.


 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan