Ilustrasi menabung di celengan. Foto: Unsplash.
Ilustrasi menabung di celengan. Foto: Unsplash.

10 Cara Menabung Pakai Celengan, Bisa Mulai dari Rp500

Annisa ayu artanti • 10 September 2026 16:25
Ringkasnya gini..
  • Menabung pakai celengan bisa dimulai dari nominal kecil seperti Rp500 atau Rp2.000 secara rutin.
  • Tentukan target, nominal, dan waktu membuka celengan agar kebiasaan menabung lebih konsisten.
  • Celengan cocok untuk melatih kebiasaan, tetapi uang tunai berisiko rusak dan tergerus inflasi jika disimpan terlalu lama.
Jakarta: Menabung tidak harus menunggu punya gaji besar. Bahkan, uang Rp500 atau Rp2.000 yang sering dianggap terlalu kecil pun bisa menjadi awal untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih disiplin.

Salah satu cara paling sederhana adalah menabung menggunakan celengan. Metode ini cocok bagi kamu yang baru mulai belajar mengatur uang karena tidak membutuhkan aplikasi atau rekening khusus.

Meski sederhana, menabung dengan celengan tetap perlu strategi. Mulai dari menentukan target, menyisihkan uang secara rutin, sampai memilih tempat menyimpan celengan bisa memengaruhi konsistensi.

Melansir laman Sahabat Pegadaian, Kamis, 10 September 2026, berikut 10 cara menabung pakai celengan yang bisa dicoba.

1. Tentukan Tujuan Menabung

Menabung akan lebih mudah dilakukan jika kamu tahu uang tersebut nantinya akan digunakan untuk apa. Tujuannya bisa sederhana, misalnya membeli barang tertentu, menyiapkan biaya liburan, atau mengumpulkan dana untuk kebutuhan mendadak.

Tuliskan target tersebut dan letakkan di dekat celengan. Kamu juga bisa menempelkan gambar barang yang ingin dibeli agar tujuan menabung selalu terlihat.

2. Pilih Celengan yang Membuat Semangat

Celengan tidak harus berbentuk keramik atau plastik seperti yang biasa digunakan sejak kecil. Kamu bisa menggunakan toples atau wadah kaca bening.

Celengan transparan memiliki satu keuntungan, kamu bisa melihat uang yang sudah terkumpul.

Melihat jumlah tabungan bertambah sedikit demi sedikit bisa menjadi motivasi tersendiri untuk terus menyisihkan uang.

3. Tentukan Nominal yang Realistis

Jangan membuat target menabung yang terlalu besar hanya karena ingin cepat kaya. Sesuaikan nominal dengan kondisi keuangan. Misalnya, kamu bisa menargetkan Rp100.000 per bulan atau menyisihkan 10 persen dari pendapatan.

Yang terpenting bukan seberapa besar nominalnya, melainkan apakah kamu mampu melakukannya secara konsisten.

4. Menabung di Awal, Bukan Menunggu Sisa

Salah satu kebiasaan yang sering membuat rencana menabung gagal adalah menunggu uang tersisa di akhir bulan.

Coba balik kebiasaan tersebut. Begitu menerima penghasilan atau uang saku, langsung sisihkan nominal yang sudah ditentukan untuk masuk ke celengan. Dengan cara ini, menabung menjadi bagian dari anggaran, bukan sekadar aktivitas jika masih ada uang.

5. Masukkan Uang Receh

Tidak punya uang banyak? Tidak masalah. Kamu bisa memulai dari nominal kecil seperti koin Rp500 atau uang pecahan Rp2.000. Jika dilakukan secara rutin, nominal kecil tersebut tetap bisa bertambah.

Namun, jangan sampai kebiasaan menabung justru membuat kebutuhan sehari-hari tidak terpenuhi. Jumlah yang disisihkan tetap harus disesuaikan dengan kemampuan finansial.

6. Coba Tantangan Menabung

Menabung bisa dibuat seperti permainan agar tidak terasa membosankan. Salah satu caranya adalah membuat tantangan dengan nominal yang meningkat secara bertahap. Misalnya, minggu pertama menabung Rp1.000, minggu kedua Rp2.000, kemudian terus bertambah sesuai kemampuan. Kamu juga bisa membuat target jumlah tertentu untuk setiap minggu atau bulan.

7. Anggap Uang di Celengan Tidak Ada

Godaan terbesar dari menabung menggunakan celengan adalah mengambil uang sebelum waktunya. Karena itu, setelah uang masuk ke celengan, anggap saja uang tersebut sudah tidak tersedia untuk kebutuhan konsumtif.

Tentukan aturan sendiri, misalnya celengan baru boleh dibuka setelah enam bulan atau ketika nominal yang ditargetkan sudah tercapai.

8. Masukkan Sebagian Uang Tambahan

Mendapat bonus, hadiah, uang lembur, atau pemasukan tambahan? Jangan langsung menghabiskannya.

Kamu bisa menyisihkan sebagian uang tersebut ke dalam celengan. Tidak perlu semuanya. Tentukan proporsi yang tetap membuat kebutuhan lain aman. Cara ini dapat membantu mempercepat pencapaian target tanpa mengandalkan pendapatan rutin saja.

9. Letakkan Celengan di Tempat yang Aman

Celengan sebaiknya tidak diletakkan sembarangan, terutama jika uang tunai yang tersimpan sudah cukup banyak. Pilih tempat yang aman dan tidak terlalu mudah dijangkau. Misalnya, bagian atas lemari atau tempat penyimpanan lain yang terlindung.

Selain mengurangi godaan mengambil uang, cara ini juga membantu melindungi celengan dari risiko jatuh, rusak, atau hilang.

10. Tentukan Kapan Celengan Dibuka

Jangan menabung tanpa batas waktu. Tentukan kapan celengan akan dibuka, misalnya setelah enam bulan atau ketika jumlah tertentu sudah terkumpul.

Saat waktunya tiba, hitung seluruh uang yang berhasil dikumpulkan. Setelah itu, gunakan sesuai tujuan awal. Kamu juga bisa mengevaluasi hasilnya. Jika target tercapai lebih cepat, periode atau nominal tabungan berikutnya dapat ditingkatkan.

Walaupun terlihat sederhana, celengan bisa menjadi alat untuk melatih kebiasaan finansial

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan