Mata Uang Rupiah. Foto: Istimewa.
Mata Uang Rupiah. Foto: Istimewa.

Pagi Hari Mata Uang Rupiah Melemah ke Rp17.758 per Dolar AS

Arif Wicaksono • 17 September 2026 09:22
Ringkasnya gini..
  • Berdasarkan data pasar valuta asing, Kamis 17 September 2026 mata uang rupiah melemah 102,1 poin atau 0,58 persen ke level Rp17.758 per dolar AS pada pukul 09.13 WIB.
  • Pada saat yang sama, Indeks Dolar AS (DXY) bergerak naik 0,10 persen ke level 100,075. Penguatan dolar AS tersebut turut memberikan tekanan terhadap sejumlah mata uang, termasuk rupiah.
Jakarta: Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini. Rupiah tertekan seiring penguatan indeks dolar AS di pasar global.

Berdasarkan data pasar valuta asing, Kamis 17 September 2026 mata uang rupiah melemah 102,1 poin atau 0,58 persen ke level Rp17.758 per dolar AS pada pukul 09.13 WIB.

Pada saat yang sama, Indeks Dolar AS (DXY) bergerak naik 0,10 persen ke level 100,075. Penguatan dolar AS tersebut turut memberikan tekanan terhadap sejumlah mata uang, termasuk rupiah.
 

Baca juga:  Hari Pertama Menkeu Baru Suahasil Nazara, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.640 per Dolar AS pada Perdagangan Pagi
 

Pelemahan rupiah juga terlihat terhadap sejumlah mata uang utama Asia dan Eropa. Kurs dolar Singapura terhadap rupiah naik 0,17 persen atau 24,17 poin ke level Rp13.904,67. Sementara itu, yen Jepang menguat 0,19 persen atau 0,22 poin ke level Rp113,73.

Mata uang Baht Thailand juga menguat 0,04 persen ke posisi Rp531,41. Yuan China naik tipis 0,03 persen ke level Rp2.646,30. Adapun euro bergerak relatif stabil di level Rp20.397.

Penguatan Mata Uang Rupiah ke Won dan Ringgit

Meski mayoritas mata uang utama menguat terhadap rupiah, mata uang Garuda masih mencatatkan penguatan terhadap won Korea Selatan dan ringgit Malaysia.

Kurs won Korea Selatan turun 0,17 persen ke level Rp12,8571. Sementara itu, ringgit Malaysia melemah 0,45 persen ke level Rp4.332,53 terhadap rupiah.

Di pasar komoditas, harga emas dunia bergerak menguat. Harga emas spot (XAU/USD) naik 18,02 poin atau 0,42 persen ke level USD4.282,28 per troy ounce.

Pergerakan emas tersebut menunjukkan penguatan aset lindung nilai di tengah dinamika pasar keuangan global. Penguatan emas dan dolar AS yang berlangsung bersamaan juga mencerminkan pergerakan pasar yang masih dipengaruhi oleh sentimen makroekonomi dan kehati-hatian investor.

Pergerakan nilai tukar dan harga komoditas global selanjutnya masih akan menjadi perhatian pelaku pasar dalam mencermati arah pasar keuangan sepanjang perdagangan hari ini.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan