Berdasarkan data pasar valuta asing pada pukul 09.00 WIB, pasangan mata uang rupiah berada di level Rp17.877,8 per dolar AS atau melemah 7,1 poin atau setara 0,04%. Sementara itu di pasar global, indeks dolar AS (DXY) berada di kisaran 101,918 atau melemah 0,11 persen.
Tak hanya itu mata uang rupiah juga melemah terhadap sejumlah mata uang regional seperti Won Korea Selatan yang mencatatkan penguatan paling menonjol dengan kenaikan 0,38% ke level Rp13,3874 per won. Mata uang tersebut juga menyentuh level tertinggi dalam 52 minggu terakhir.
Yen Jepang turut menguat terhadap rupiah dengan stay pada posisi 0,06% ke posisi Rp113,07 per yen. Sementara itu, ringgit Malaysia naik 0,05% menjadi Rp4.381,83 per ringgit. Dolar Singapura juga bergerak menguat tipis 0,04% ke level Rp13.974,71.
Pergerakan tersebut menunjukkan sejumlah mata uang regional mengalami penguatan terhadap rupiah pada awal perdagangan pekan ini.
Rupiah Menguat ke Beberapa Mata Uang Asia
Sebaliknya, rupiah menguat terhadap beberapa mata uang Asia lainnya. Baht Thailand melemah 0,02% ke posisi Rp533,635, sedangkan yuan China turun 0,10% menjadi Rp2.670,93. Sementara itu, nilai tukar euro terhadap rupiah terpantau relatif stagnan di level Rp20.051 per euro.Beralih ke pasar komoditas, harga emas dunia menunjukkan penguatan pada perdagangan pagi ini. Harga emas global yang diperdagangkan melalui pasangan XAU/USD naik 0,46% atau 19,15 poin ke level USD4.213,39 per troy ons pada pukul 09.01 WIB.
Penguatan harga emas global tersebut menjadi perhatian pelaku pasar di tengah pergerakan nilai tukar mata uang pada awal pekan. Emas kerap menjadi salah satu instrumen yang diperhatikan investor untuk melakukan diversifikasi aset dan menjaga nilai kekayaan.
Kenaikan harga emas dunia juga terjadi bersamaan dengan meningkatnya harga emas batangan domestik pada awal pekan ini. Meski demikian, harga emas di dalam negeri turut dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah serta kebijakan harga dari masing-masing penyedia.
Pelaku pasar akan mencermati perkembangan dolar AS dan pergerakan mata uang regional untuk melihat arah nilai tukar rupiah selanjutnya. Pergerakan harga emas global juga menjadi salah satu indikator yang diperhatikan investor dalam menentukan strategi investasi.