Mengacu data RTI, IHSG tercatat menguat 62,948 poin atau 1,26 persen ke level 5.059,557 hingga pukul 09.20 WIB. Sebelumnya, IHSG dibuka melemah 16,45 poin atau 0,33 persen ke posisi 4.980,163.
Pada perdagangan pagi ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 5.143 dan terendah 4.980. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 naik 3,62 poin atau 0,74 persen ke posisi 492,08.
Aktivitas perdagangan juga menunjukkan lebih banyak saham yang menguat. Sebanyak 402 saham naik, sedangkan 275 saham melemah dan 100 saham stagnan.
Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,395 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 17,147 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp8.936,360 triliun.
Seperti diketahui, pada penutupan perdagangan kemarin IHSG kembali melemah 3,64 persen ke 4.996,61. Tekanan jual berlanjut seiring kekhawatiran atas rencana MSCI mengubah klasifikasi Indonesia menjadi Standalone Market.
Baca Juga :
IHSG Merosot ke Level Terendah dalam Enam Tahun
Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan, pada perdagangan hari ini perhatian tertuju pada reformasi lanjutan BEI, termasuk rencana mengeluarkan 80 saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG. Saham-saham tersebut memiliki bobot sekitar 18 persen terhadap indeks.
"Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan transparansi dan kredibilitas indeks, tetapi bukan delisting," jelas tim riset dikutip pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Lebih lanjut tim riset menuturkan, pasar masih menantikan kejelasan implementasi serta bukti perbaikan yang dapat meredakan kekhawatiran MSCI dan risiko capital outflow.
Prediksi Pergerakan IHSG
Secara teknikal, IHSG masih dalam tekanan bearish setelah breakdown dari neckline 6.000. MACD berada di area negatif dengan momentum bearish yang menguat.
Support Fibonacci berada di 4.953, disusul 4.757. Jika area pertama ditembus, risiko pelemahan lanjutan terbuka. Sementara itu, 5.100 menjadi resistance awal, diikuti 5.340.
"Selama belum mampu merebut kembali area resistance, peluang pemulihan masih terbatas," ucapnya.