Ilustrasi IHSG. Foto: AFP/Adek Berry
Ilustrasi IHSG. Foto: AFP/Adek Berry

Dibuka Melemah, IHSG Hari Ini Berbalik Menguat

Annisa ayu artanti • 20 Oktober 2026 09:58
Ringkasnya gini..
  • IHSG berbalik menguat 1,26% ke 5.059 pada pagi 20 Oktober 2026 setelah sehari sebelumnya anjlok 3,64%.
  • Rencana MSCI dan reformasi BEI, termasuk perubahan perhitungan 80 saham HSC, masih menjadi perhatian investor.
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat setelah dibuka di zona merah pada perdagangan Selasa, 20 Oktober 2026. Penguatan ini membawa indeks kembali ke atas level psikologis 5.000 setelah sehari sebelumnya tertekan tajam akibat kekhawatiran terhadap rencana MSCI terkait klasifikasi pasar saham Indonesia.

Mengacu data RTI, IHSG tercatat menguat 62,948 poin atau 1,26 persen ke level 5.059,557 hingga pukul 09.20 WIB. Sebelumnya, IHSG dibuka melemah 16,45 poin atau 0,33 persen ke posisi 4.980,163.

Pada perdagangan pagi ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 5.143 dan terendah 4.980. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 naik 3,62 poin atau 0,74 persen ke posisi 492,08.

Aktivitas perdagangan juga menunjukkan lebih banyak saham yang menguat. Sebanyak 402 saham naik, sedangkan 275 saham melemah dan 100 saham stagnan.

Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,395 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 17,147 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp8.936,360 triliun.

Seperti diketahui, pada penutupan perdagangan kemarin IHSG kembali melemah 3,64 persen ke 4.996,61. Tekanan jual berlanjut seiring kekhawatiran atas rencana MSCI mengubah klasifikasi Indonesia menjadi Standalone Market.
 

Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan, pada perdagangan hari ini perhatian tertuju pada reformasi lanjutan BEI, termasuk rencana mengeluarkan 80 saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG. Saham-saham tersebut memiliki bobot sekitar 18 persen terhadap indeks. 

"Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan transparansi dan kredibilitas indeks, tetapi bukan delisting," jelas tim riset dikutip pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Lebih lanjut tim riset menuturkan, pasar masih menantikan kejelasan implementasi serta bukti perbaikan yang dapat meredakan kekhawatiran MSCI dan risiko capital outflow.

Prediksi Pergerakan IHSG


Secara teknikal, IHSG masih dalam tekanan bearish setelah breakdown dari neckline 6.000. MACD berada di area negatif dengan momentum bearish yang menguat. 

Support Fibonacci berada di 4.953, disusul 4.757. Jika area pertama ditembus, risiko pelemahan lanjutan terbuka. Sementara itu, 5.100 menjadi resistance awal, diikuti 5.340. 

"Selama belum mampu merebut kembali area resistance, peluang pemulihan masih terbatas," ucapnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan